Rabu, 18 Mei 2011

Fabouloucia's fanfictions factory

Into My Heart Chapter 13..


Omo! Fanny ? Yoona? Rambut kalian kemana?” pekik Sunny kaget.
“Itu masih nempel..” sahut Ryeowook sabil menunjuk kepala mereka.
“Wookie, maksudnya Sunny itu rambut panjangnya kemana..” jelas Sooyong gemas.
“Di potong ya?” tanya Seohyun.
Yoona dan Tiffany cuma manggut-manggut sambil senyum-senyum.
“Kok dipotong sih? Kan sayang..” komentar Taeyeon.
“Kalian patah hati ya?” tebak Mir ngasal.
Keduanya tersentak kaget dan menundukan wajah, menyembunyikan kenyataan.
“Ngaco aja sih, Mir..” protes Yuri sambil ngacak-ngacak rambut Mir.
“Ini tuh udah masuk musim panas, jadinya mereka kepanasan..” tambah Hyoyeon.
“Iya yah.. Udah mau musim panas.. Nggak kerasa..” sahut Ryeowook.
“Aku pengen potong pendek juga ah…” sahut Seohyun tiba-tiba.
“JANGAN !!” pekik semua temanya.
#          #             #
“Cih, ngapain sih gue kudu ikutan bantu-bantu segala…” protes Joon sambil maen-maenin balon warana pink yang ada di depannya.
“Kita tuh kekurangan personil.. Lagian kan, ini buat temen kita juga..” sahut Thunder sambil sibuk ngatur kursi sama para pegawai hotel.
“Mas.. Balonnya jangan di ambil mas… Itu balon gue!” panggil G.O pada mas-mas yang mau mindahin balon-balon buat dirangkai.
“Kali-kali ini, Joon..” ujar Seungho sambil asyik merangkai bunga-bunga.
“Ini pesta kolam renang kan ya?” tanya Joon penasaran.
“Iya sih.. Emang kenapa?” sahut Seungho.
“Banyak yang pake bikini dong? Asyik!” sahut Joon sambil senyum-senyum geje bayangin cewek-cewek.
“Dasar Byontae!” pekik sahabat-sahabatnya sambil mencemplungkan Joon ke kolam renang.
“Eh.. Tolong dong…” panggil Joon.
“Kenapa? Lo nggak bisa berenang?” tanya  G.O panik.
“Bukan.. Rambut gue ancur.. Masa nggak bisa liat sih?” ujar Joon kesal.
G.O dan Thunder malah melempari Joon dengan balon sambil terkekeh.
“Joon, nggak usah becanda deh.. Cepetan naik! Bantu-bantu sini!” perintah Seungho.
Joon minggir dari kolam renang sambil manyun dan nyiprat-nyipratin airnya kemana-mana sambil manyun.
#           #             #
“Agasshi, ayo kita pulang ?” ajak Kyuhyun yang tiba-tiba nongol di depan kelas 3-1.
“Aku mau nonton Sunny, Hyoyeon ama Yuri latihan Cheers dulu.. ” tolak Seohyun.
“Kita nggak latihan kok hari ini..” ujar Sunny, sang kapten Cheers.
“Kalo gitu aku mau liat Taeyeon, Tiffany ama Yoona latihan vokal..” ujar Seohyun lagi.
“Kami juga nggak ada jadwal hari ini..” sahut Taeyeon si ketua paduan suara.
“Aku ikut Sooyong ama Wookie latihan orkestra aja deh..” ujar Seohyun lagi.
“Mian.. tapi kita ada urusan lain..” sahut Sooyong enteng.
“Aku pulang ama Mir aja deh..” ujar Seohyun lagi.
Seohyun ngotot luar biasa nggak mau pulang.
“Mir aja udah dijemput ama Byontae dari tadi..” ujar Ryeowook.
Seohyun yanng manyun akhirnya ikut sama Kyuhyun.
“Loh? katanya mau pulang? Kok malah lewat sini?” protes Seohyun pada Kyuhyun.
“Agasshi harus beli gaun dulu kata Jihoo-sunbae..” sahut Kyuhyun enteng.
“Buat apa?”
“Nanti agasshi juga tau kok..” ujar Kyuhyun, berusaha bersabar melihat Seohyun yang lagi rewel. Sepanjang perjalanana Seohyun menyetel musik SNSD keras-keras dan asyik nyanyi sendiri. Untung-untung Kyuhyun nggak jadi budek.
‘Udah nyampe, Agasshi…” ujar Kyuhyun sambil membukakan pintu mobil.
Seohyun hanya diam dan berjalan dengan malas ke butik perancang super ternama.
“Eh? Seohyun?” sapa seorang wanita cantik.
“Haena-ahjumma? Senangnya ketemu disini..” sahut Seohyun girang.
Seohyun langsung senyum dan lupa kalo dia lagi BT berat.
“Ngapain disini?” tanya mereka berbarengan.
Ahjumma dulu deh..” ujar Seohyun sambil senyum.
“Aku lagi liat-liat aja.. Seohyun ngapain?” tanya Haena.
“Aku lagi nyari gaun.. Disuruh Appa..” ujar Seohyun.
“Mau dipilihin? Ini butik favorite ku loh..” Haena menawarkan diri.
“Oh ya? Ini tempat favorite ku juga..” sahut Seohyun manis.
“Emang baju buat apa?” tanya Haena.
“Buat pesta..” sahut Seohyun.
“Ini bagus…” ujar Haena sambil menyodorkan sebuah gaun.
“Anu.. Jangan yang terlalu terbuka.. Yang simpel aja..” tolak Seohyun lembut.
Haena mengangguk. haena memilihkan beberapa buah gaun, akhirnya ada yang cocok. Haena juga yang membantu Seohyun bersiap dan berias.
#    #    #

Cast

 
 

“Seohyunnya mana?” tanya Thunder bingung.
“Iya nih. Kita udah ganteng-ganteng begini, Seororo-nya nggak ada..” keluh Joon sambil merhatiin cewe kanan-kiri.
“Kok nggak ada yang make bikini sih?”
Hyung, kan udah dibilangin! Cuma pestanya aja yang deket kolam renang.. Nggak ada yang renang..” sahut Mir gemas.
“Itu dia.. Kyuhyun udah nyuruh dia kok tadi..” tunjuk Seungho pada seorang gadis.
“Yang megang kue yak?” tanya G.O sambil nunjuk-nunjuk.

 
“Permisi.. Permisi..” ujar Seohyun sambil minggir-minggir di antara orang-orang, takut kuenya jatoh.
“Seohyunnie !” panggil gadis-gadis di belakangnya.


“Yoona-onnie, Yuri-onnie.. Cantik banget…” puji Seohyun.
“Kamu juga, manis!” sahut si kembar bareng.
“Ehem! Aku segede gini nggak keliat apa?” protes Sooyong.
“mianhae.. Omo! kamu pake heels?” pekik Seohyun kaget.
“Aku kan juga cewek..” bantah Sooyong sambil manyun.
“Jadi manis banget..” puji Mir jujur.
“Kalo kita?” panggil dua suara lagi.

“Omo! Taeyeon manis banget!” puji Mir sambil senyum-senyum girang.
Taeyeon cuma senyum bentar terus ngeliat ke arah lain.
“Kalo aku manis nggak?” tanya Sunny.
“Manisan Taeyeon, ndut!” goda Mir.
“Manis banget kok…” puji Ryeowook.
“Manis mana ama aku?’ tanya Sooyong.
“Manisan Sunny..” sahut Sunny enteng.
“Seohyunnie !!” panggil dua orang gadis lagi.
 

Saengil Chukkahamnida..
Chukkahae Sarangen Seohyun..
Saengil Chukkahamnida..” nyanyi semua tamu undangan serentak.
Seohyun terkejut dan terharu melihat surprise yang disiapkan orang-orang terdekatnya untuk hari ulang tahunnya.
“Kamsahamnida…” ujar Seohyun penuh haru sambil membungkuk kehadapan semua tamu undangan.
“Fanny, cantik banget…” puji Yoona.
“Kamu juga!” sahut Tiffany.
Seungho tidak bisa mengalhkan pandangannya dari Tiffany dan Yoona.
“Neng yuri, cantik bener sih ?” tanya G.O sambil tersenyum.
Gomawo..’ sahut Yuri ramah.
“Ada kemajuan nih ama Yuri..” timpal Thunder.
“Seohyunnie juga manis banget..” puji Thunder sambil mengecup tangan Seohyun.
Gomawo, Thunder-oppa..” sahut Seohyun senang.
“Apa yang manis? badan rata gitu..” ejek Joon.
“Tuh kan, pinggangnya lurus..” ujar Joon sambil melingarakan lengannya pada pinggang Seohyun.
“ya! Byontae!” pekik Seohyun kesal.
“Liat-liat, siapa yang dateng!” ujar Hyoyeon bersemangat sambil menunjuk-nunjuk pintu gerbang.

Appa….” panggil Seohyun girang sambil berlari ke arah Jihoo.
“Saengil Chukkahae, Seohyunnie..” ucap Jihoo sambil mengecup lembut pipi dan kening putrinya.
Ahjussi, Ahjumma, Annyeonghaseyo..” sapa Seohyun ramah.
Sangil Chukkahae..” ujar mereka kompak sambil bergantian mengecup kening Seohyun.
“Silahkan duduk di dalam..” undang Kyuhyun.
Sunbae, tampil gih ama anak-anak..” pinta Jandi.
“Iya tuh.. Sono..’ tambah Woobin.
“Jihoo, hwaiting!” timpal Yijung.
Jihoo menyeret Seohyun dan Seungho ke arahnya. Dia membisikan sesuatu pada kedua buah hatinya.
“Seungho main biola.. Seohyun nyanyi.. Appa main piano, ok?” perintah Jihoo pada keduanya.
“NGGAK MAU !” jawab keduanya kompak.
“Jadi maunya gimana?’ tanya Jihoo bingung.
“Aku main piano..” ujar Seungho sambil melangkah mengambil alih Grand piano dan menyiapkan not nya.
“Aku main biola..” ujar Seohyun sambil ngacir ngambil biola.
“Ok.. Appa yang nyanyi..” ujar Jihoo pasrah.
“Aku bantu main clarinet, sunbae..” ujar Kyuhyun sukarela.
“Penampilan ini kami persembahkan sebagai ucapan terima kasih atas kedatangan para tamu..” ujar Jihoo saat sudah memegang mic.
“tapi lagu ini, ku persembahkan khusus untuk putri kecil ku yang kini telah dewasa, Yoon Seohyun..”
“She is smiling (english ver)  _ Kim Hyun Joong”

Yea, please smile like that more often
You are the prettiest out of all the smiling girls
Even if you brush off my words lightly,
Your happy and joyful smiling face
Is the sunshine of my life

Even if I spent the whole night,even if my eyes got red, I was happy
I was excited, thinking about ways to make you smile
And I was worried that my thoughts would get interrupted
I memorized funny stories and I practiced so you wont notice that I prepared for this

If you can forget the person who left you,
If you can put away the person who made you cry
I’ll be a clown, I’ll be a fool
I’ll be anything more if I can make you happy

If someone asks me to choose between your love and your happiness,
Without hesitation, I would choose your happiness
Because even if you don’t love me, I love you and I’m a guy
I will do the crying and the hurting
You just have to smile

As I see you laughing as you look at me,
I think I misunderstand and think that you love me
Well maybe not now, but in my mind I send you messages,
“Love me!! Love me!!”

When I wake from my dreams I get sad
When I see you my heart aches
When I turn back I swallow my tears over and over
But these days are better than the days when I didn’t know you

There’s nothing I cant do for you
Things that’ll earn me love,
I wonder if you know how much that drives me crazy
You don’t have to know, but I’ll ask one thing of you
I will do the crying and the hurting

You just have to smile

Semua hadirin bertepuk tangan riuh atas apresiasi mereka pada penampilan yang hebat tadi, piano yang gagah, biola yang lembut, dan clarinet yang mengalun, mengiringi merdunya suara Jihoo. Seohyun menangis terharu mendengar apa yang dinyayikan Appa-nya.
Ahjussi, gomawo.. Udah mau nyanyiin lagu itu..” ujar Thunder.
“Sama-sama.. lagu yang bener-bener bagus buat Seohyun.. Aku suka.. Makanya aku mau kita berkolaborasi pas ngarang kemaren.. ” sahut Jihoo bangga.
Jihoo maju ke podium untuk memberikan sebuah sambutan.
“Pertama, terima kasih sudah datang pada acara malam hari ini.. Acara ulang tahun putri kami, Yoon Seohyun yang ke 19.. Terima kasih atas doa dan kehadiranya.. Kedua, saya akan mengumumkan sesuatu yang penting, saudara Goo Junpyo, bisa maju sebenar untuk membantu saya ?” undang Jihoo.
“Sebagaimana yang telah ketahui, bahwa saya, Yoon Jihoo, Song Woobin dan So Yijung sudaah bersahabat sejak kecil, oleh arena itu, untuk mempererat persaudaraan di anatara kami, kami akan melakukan pertunangan atas putra-putri kami..’ terang Junpyo.
“APA ?” pekik Yesung, Seungho, Thunder, G.O, Joon, Mir, dan Seohyun kaget.
“Eh, hyung kok ikut-ikutan sih!” protes G.O.
“Gue kan juga anak Appa..” sahut Yesung manyun.
“Jangan-janagan perjodohan antara….”
#               #              #
Ini fotonya Ryeowook- Kyuhyun – Yesung  pas di pesta.. Mian iaa… Soal’a disana mereka kan nggak akrab kaya gini..

 
nya Mir manja pada Taeyeon.
“Biasa aja!” sahut Taeyeon singkat sambil memalingkan pandangannya.
“Pengumuman! Khusus kelas kita, hari ini semua kelas ditidakan!” umum Hyoyeon di depan kelas.
“Eh? Kenapa?” tanya Yoona.
“Nggak tau juga sih.. tapi katanya, buat gantinya kita sekelas disuruh ngumpul di gedun olahraga anak kulah..” tambah tiffany.
“Mau ngapain ya? Ya udahlah.. Ayo kesana!” jar Mir bersemangat sambil menarik seohyun untk pergi bersamanya.
“Mir! Tunggu.. Bareng!” panggil Sunny sambil menyusul mereka.
“Sunny-ah! Aku juga mau bareng..” panggil Ryeowook yang tergopohgopoh mengejar mereka.
“Wookie-ah.. Tunggu aku !” jerit Sooyong sambil mengejar mereka semua.
Tiffany, Taeyeon Yuri, Yoona dan Hyoyeon hanya tertawa sambil mengikuti teman-teman mereka.
#   #   #
“Joon, kite mau ngapain nih di sini nih  pagi-pagi begini?” tanya G.O heran sambil celingukan liat kanan kiri pas mereka lagi ngumpul di gedung olahraga.
“Mau tau aja..” sahut joon sambil senyum licik.
“Nggak mau ngisengin anak orang kan?” tanya Thunder heran.
“Kagak bang! Aye mau bales dendam!” sahut Joon.
“Terserah Lo deh Joon mau ngapain.. Asal jangan bales dendam ama Seohyun aja.. ” ujar Seungho dingin sambil mengepalkan tanganya.
Jonn langsung nganga trus nelen ludah.
“Rame amat yak? Ada apaan nih?” tanay Sooyong bigung begitu mereka nyampe di gedung olahraga.
Hyung…….” Panggil Mir manja sambil langsung ngelendot ama Joon.
“Oppa?” Seohyun kaget ngeliat Seungho yang juga da di situ, pake baju Olahraga pula.
“Omo! Kerenya!” ujar Yoona kagum sambil menatap Seungho.
“Suka ya?” goda Tiffany. Wajah yoona merona.
“Eh… ada eneng Yuri.. dangdutan ama abang nyok?” sapa G.o begitu melihat Yuri.
“Ogah!!!!!!!!!!! “ jerit Yuri panic sambil mengeluarkan jurus langkah seribu.
“Ka.. kamu yang kemaren!” ujar Seohyun sambil menunjuk muka Joon.
“Iya.. Gue yang kemaren..”
“Mau ngapain kamu di sini? Hus.. Hus.. Pergi cowok mesum!” jerit Seohyun kaget.
Thunder dan seungho langsung ketawa ngakak denger apa yang di bilang Seohyun.
“Aish, nih cewek berisik amat sih!” keluh Joon. “Gue di sini mau nantangin kalian beatle ..”
“Beatle? Apaan tuh?” sahut sunny bingung.
“battle , Joon” pekik seungho, Thunder dan G.O bareng.
“Iya itulah..” sahut Joon cuek.
“Mau battle apa, Hyung?” tanya Mir bingung.
“Nyanyi sambil dance! MBLAQ memba lawan 3-1memba..” sahut Joon.
“Member, Joon!” pekik Thunder, Seungho dan G.O lagi.
“Ya itulah pokoknya.. “ sahut Joon cuek lagi. Joon udah bingung bat ngomong ungkapa bahasa Inggris dengan baik dan benar kudu giman alagi.
“Ngerebutin apa?” tanya Hyoyeon semangat.
“Yang menang boleh minta apapun.. Ini pertarungan anatara Gue ama Seohyun!” sahut Joon licik.
“Ok! Kami terima! Ayo!” tantang Mir.
“Heh, Lo masuk grup gue dodol!” bentak Joon smabil menyeet adeknya.
“kalian siap-siap sono!” ujat Joon sambil pergi ke ruang latihan.
Kedua grup sibuk berdiskusi tentang lagu apa yang akan mereka nyanyikan, dan taian seperti apa yang akan mereka tampilkan. 120 menit berlalu, akhirnya mereka siap bertanding. Para Juri yang terdiri dari Goo Junpyo, Yoon Jihoo, So Yijung dan song Woobin sudah berkumpul.
#   #    #
“Joon, bajunya norak ah!”  keluh G.O saat melihat kostumnya.
“Iya nih! Apaan nih baju gue setengah jadi gini! Bolong-bolong gini!” tambah Thunder yang bingung meelihat kostumnya.
“Beli dimana sih, Joon? Norak! Mengkilat-kilat gini!” keluh Seungho bingung.
“Pesen di mall online perusahaan nyokap Lo kok, Seungho..” sahut Joon enteng sambil terus ngaca.
“Perasaan nggak ada yang norak gini deh..” bantah Seungho nggak terima.
Hyung, Joon-hyung kan pesen.” Sahut Mir yang bajunya masih dalam batas normal.
“Wookie, kamu kok nggak ganti baju?” tanya Mir bingung ngeliat Ryeowok yang masih pake seragam.
“Aku nggak ikutan nyanyi ama ngedance.. Aku yang maen keyboardnya aja.. Maklum, lagunya baru kami bikin barusan..” sahut Ryeowook bangga.
“barusan? Kite mah udah ada CD musiknye..” ejek Joon sambil melangka ke dalam gedung.
Omo! Cheerleader! Manisnya..” pekik G.O saat melihat 8 gadis cantik berkostum cheerleader tengah berdiri di dekat pintu masuk.
“Norak ah.. masuk yuk!” ujar joon datar tanpa melirik para gadis.
“Kita lebih norak kali!” bentak Thunder geram sambil ikut masuk.
“Baiklah.. kita mulai saja battlenya.. Penonton sudah siap?” ujar Yesung  yang datang dan diminta untuk menjadi pembawa acara.
“Sudah!!!!!!!!!!!!! MBLAq.. MBLAq!!!!” sahut para penonton histeriss.
“Perkenalkan Juri kita hari ini… Goo Junpyo.. Yoon Jihoo.. So Yijung.. Song Woobin.. sang legendaries F4 yang sudah menyempatkan datang.” Yesung memperkenalkan para juri.
“Baiklah kita mulai saja.. Peserta pertama MBLAQ.. Yang akan membawakan lagu “Oh Yeah”..” panggil Yesung.
“Seungho-sunbae, Hwaiting !” ujar Seohyun, Yoona dan Tiffany menyemangati.
Yang disemangati hanya manggut-manggut.
“Mir, hwaiting!” ujar Yuri, Yoona, Tiffany, Seohyun,  Sooyong, Sunny dan Hyoyeon bareng.
“Taeyeon, bilang hwaiting juga dong!” pinta Mir manja pada Taeyeon.
“Terserah…” sahut Taeyeon cuek.
“Thunder-oppa, hwaiting!” dukung Seohyun sambil tersenyum manis menatap Thunder.
Wajah Thunder memerah kaena kaget dan akhirnya tersenyum sambil mengangguk dan muncul ke panggung.
“Annyeonghigaseyo.. MBLAQ-imnida..” ujar Seungho, G.O, Thunder, Joon dan Mir berbarengan sebelum memulai pertunjukan mereka.
Musik pun dimulai…
“MBLAQ – Oh Yeah “
[Mir]
modeun ge nae mamcheoreom shipjin anteora
sarang ddohan keuge shipjin anteora
nae mameul sogaseo beoryeotdeon keu ddae
keudaega na-ege baran geoshi igeoyeotdeora (Feels so sad)
na-ege gihwereul jundamyeon jo-eul geo gateunde
mameul badajumyeon gwaenchaneultende
keunde eojjaekkeon doraseoneun keudae

[G.O]
sesang nugudo neol daeshinhal sun eopseo
nugubodado neol sarang haneun geon naya
Oh yeah, oh yeah, oh yeah, yeah, yeah
[ALL]
Oh yeah, oh yeah, oh yeah, yeah, yeah
[Lee Joon]
nareul bomyeo miso jinneun keu eolgureul saranghae neol
[ALL]
Oh yeah, oh yeah, oh yeah, yeah, yeah
Oh yeah, oh, oh, oh yeah, I’m feeling good
Oh yeah, yeah, yeah, oh yeah, yeah, yeah
Oh yeah, oh, oh, oh yeah, I’m feeling good
Oh yeah, yeah, yeah, oh yeah, yeah, yeah
[Cheondung]
Yo, sarangi byeonhagin handaneun mari
namdeuri naege haejwotdeon keu mari
jigeum cheoreom ddak makke ddeoreojyeo
nae jeongshindo dolgo dolgo dora
I like it like that
ggeokkeojin nalgaecheoreom chureokhaneun
bipparaen sajin eui ggocheul boneun
nae shimjangeun ddilsu eopshi muneojineh
neoreul wihae dallyeoganeh
[Seung Ho]
eotteon mu-eotdo neol daeshin hal sun eopseo
jigeum i sun gan neol saranghaneun geon naya
Oh yeah, oh yeah, oh yeah, yeah, yeah
[ALL]
Oh yeah, oh yeah, oh yeah, yeah, yeah
[Lee Joon]
nareul bomyeo miso jinneun keu eolgeureul saranghae neol
[ALL]
Oh yeah, oh yeah, oh yeah, yeah, yeah
Oh yeah, oh, oh, oh yeah, I’m feeling good
Oh yeah, yeah, yeah, oh yeah, yeah, yeah
Oh yeah, oh, oh, oh yeah, I’m feeling good
Oh yeah, yeah, yeah, oh yeah, yeah, yeah
Oh yeah, oh yeah, oh yeah, yeah, yeah
Oh yeah, oh yeah, oh yeah, yeah, yeah
[Lee Joon]
nareul bomyeo miso jinneun keu eolgeureul saranghae neol
Oh yeah, oh yeah, oh yeah, yeah, yeah
[ALL]
Oh yeah, oh, oh, oh yeah, I’m feeling good
Oh yeah, yeah, yeah, oh yeah, yeah, yeah
Oh yeah, oh, oh, oh yeah, I’m feeling good
Oh yeah, yeah, yeah, oh yeah, yeah, yeah
Kelima anggota MBLAQ meliuk-liukan badannya dengan lihai dan menyanyikan lagu mereka dengan sangat bagus. Para penonton yang notabene penggemar meereka langsung bertepuk tangan riuh. Para Juri belum meberikan pendapatnya. Mereka akan memberikan pendapatnya saat keduanya sudah tampil.
“Ya.. Itu tadi MBLAQ.. Sekarang penampilan dari kelas 3-1 yang menamai diri mereka Girl’s Generations yang akan diiringi oleh Kim Ryeowook. Mereka akan membawakan lagu Oh!” ujar Yesung sambil memnaggil peserta kedua sekaligus terakhir.
“Taeyeon-ah, hwaiting!” ujar Mir.
Taeyeon hanya mengangguk dan berlalu.
“Neng Yuri, hwaiting!” dukung G.O sambil mengepalkan tanganya ke araha Yuri.
Yuri langsung berlari menyusul Taeyeon.
“Tiffany, hwaiting!” dukung Seungho.
Wajah Tiffany merah padam. Yoona hanya tersenyum kecut meliriknya.
“Seohyunnie, hwaiting!” duung Thunder dan Seungho sambil tersenyum.
Seohyun tersenyum manis dan mengikuti teman-teman sekelasnya menuju ke panggung.
“Annyeonghigaseyo, kami Girl’s Generation.. dari kiri.. Yoon Seohyun.. Kwon Yuri.. Kim Hyoyeon.. Choi Sooyong.. Kwon Yoona.. Hwang Tiffany.. Lee Taeyeon.. Lee Sunny..” Seohyun meperkenalkan mereka. (mian, Yuri-Yoona kembar dan  Jessica blom nongol ceritanya..)

Ryeowook memainkan keyboard nya dan delapan gadis yang bergaya layaknya pemandu sorak  itu pun mulai bernyanyi dan menari…
Oh! – SNSD
Jeone aldeon naega anya brand new sound
saerowojin nawa hamkke one more round
Dance, dance, dance, you’ll be wrong this time
oppa oppa, I’ll be, I’ll be down, down, down, down
Oppa na jom bwa nareul jom barabwa
cheomiya iron nae maltu, ha
morido hago hwajangdo haetneunde
wae noman noman moreuni
Dugeun dugeun gaseumi ddeollyowayo
jakku jakku sangsangman haneungoryo
oddohke hana kotdae nopeun
naega marhago shipeoh
Oh, oh, oh, oh, ppareul saranghae
Ah, ah, ah, ah, manhi manhi hae
sujubeuni jebal ootji mayo, jinshimini nollijido marayo
ddo babogateun mal bbunya
Jeone aldeon naega anya brand new sound
saerowojin nawa hamkke one more round
Dance, dance, dance, you’ll be wrong this time
oppa oppa, I’ll be, I’ll be down, down, down, down
Oppa jamkkaman jamkkanman deurobwa
jakku han yaegineun malgo
dongsaengeuroman saenggakhajo mara
il nyeon dwemyeon huhwe halgeol
molla molla nae mameul jeonhyo molla
nunchi obge jangnanman chineungoryo
oddohke hana i chorobneun sarama
deurobwa jom man
Oh, oh, oh, oh, ppareul saranghae
Ah, ah, ah, ah, manhi manhi hae
sujubeuni jebal ootji mayo, jinshimini nollijido marayo
ddo keurimyeon na uljido molla
Jeone aldeon naega anya brand new sound
mwon-ga dareun oneul maneun ddeugowun mam
Down down, ireojima hwananda
oppa oppa idaeroneun no, no, no, no
Tell me boy, boy, love it, it, it, it, it, it, it, ah
Oh, oh, oh, oh, ppareul saranghae
Ah, ah, ah, ah, manhi manhi hae
Oh, oh, oh, oh, oh, oh, oh, oh, ppareul saranghae
Ah, ah, ah, ah, ah, ah, ah, ah, manhi manhi
ddo babogateun mal bbunya
Oh, oh, oh, oh,
Ah, ah, ah, ah
Oh, oh, oh, oh, oh, oh, oh, oh, ppareul saranghae
Ah, ah, ah, ah, ah, ah, ah, ah, manhi manhi hae
Oh, oh, oh, oh, oh, oh, oh, oh, ppareul saranghae
Ah, ah, ah, ah, ah, ah, ah, manhi manhi, oh
Sorakan riuh terdengar menghina mereka. Tapi para gadis itu tetap bernyanyi dan menari dengan baik. Meskipu pada akhirnya hanya ada sedikit tepuk tangan.
Aigoo.. Mansi sekali..” puji Yesung senang.
“Sekarang kedua peserta dipersilahkan mendengar penilaian om-om Juri..”
“Yesung! Dewan Juri!” ujar Woobin malu.
Ne, Appa.. Dewan Juri..” sahut Yesung cuek.
“Neng Yuri, G.O Oppa juga mani-mani saranghae pisan sama neng yuri..” rayu G.O pada Yuri.
Yuri bergidik dan langsung bergabung bersaama teman-temannya.
#   #   #   #

Into My Heart Chapter 3

“Joon, kemana lo kemaren ? Kok kaga nongol?” tanya G.O sambil ngerangkul bahu Joon.
Aish, jangan peluk-peluk ah! Gue masih normal tau!” tolak Joon ketus.
“Jutek amat bang! Nyante..” sahut G.O melengus.
Hyung, nyesel loh kemaren nggak dateng.. Adiknya Seungho hyung manis banget tau!” ujar Mir sambil senyum-senyum geje.
“Bodo! Ga minat! Asikan film Ninja assassin yang gue tonton semalem.. Raizo jaman mudanya ganteng banget bo!” sahut Joon.
“Katanya Normal..” ejek G.O sambil mencibirkan bibirnya.
“Seungho mana ya? Kok jam segini blom dateng?” tanya Joon tanpa memperhatikan ucapan G.O tadi.
“Telat kali..” sahut Mir cuek.
“Nggak mungkin. Seungho kan Mr.disiplin. nggak mungkin telat..” bela Thunder.
“Macet kali.. Mendingan kita ke gedung SMA aja yuk sekarang.. Taeyon pasti udah dateng..” ajak Mir sambil menyeret Joon, G.O dan Thunder ke gedung SMA yang letaknya tak jauh dari tempat mereka sekarang.
#     #     #
Gyaaaa… Itu mobil Seungho-sunbae..” pekik seorang gadis SMA bersemangat.
Gyaa…. Sunbae…” dalam sekejap mobil yang dikenadari Seungho langsung dikerubungi oleh siswi SMA.
Seungho turun dari mobilnya dengan gayannya yang Cool, tanpa senyum sedikit pun pada para siswi yang tengah berteriak-teriak memanggil namanya. Seungho berjalan ke sisi lain mobil dan membukakan pintu untuk seorang gadis.
“Eh, siapa itu?” tanya seorang siswi pada yang lain.
“Siapa ya? Ceweknya Sunbae?” tanya yang lain.
“Hah? Ceweknya Sunbae? TIDAK!” jerit para siswi yang notabene penggemar yoon Seungho.
“Kita sampai. Selamat datang di Shinhwa..” ujar Seungho begitu turun dari mobilnya sambil menggenggam tangan seorang gadis.
“Eh? Ini Shinhwa? It’s not even bigger than my old school at London..” keluh gadis itu.
“Seohyunnie, ini sekolah paling bagus di korea, dan kamu harus tau, kamu bakalan jadi murid spesial di sini..” bisik Seungho.
Aigoo.. Sekolah baru… temen baru.. suasana baru.. aku benci…” keluh Seohyun lemah.
“Seohyunnie!” panggil seseorang dari belakang.
“Ah, Cheolyong..” sahut Seohyun sambil tersenyum.
“Panggil Mir ajalah.. Aku nggak suka nama itu.. JELEK!” sahut Mir sambil memanyunkan mulutnya.
“Oh, Seungho, lo nganterin Seohyun ?” tanya Thunder tiba-tiba.
“Iya. Ini kan hari pertamanya.. Seohyunnie, oppa pergi dulu ya.. Oppa ada kelas bentar lagi.. Annyeong..” pamit Seungho sambil mencium kening Seohyun lembut.
“TIDAK! Jangan sentuh Sunbae!!!!” Penggemar Seungho langsung berteriak-teriak histeris.
“Annyeonalaseo,oppa..” sahut Seohyun sambil melambaikan tanganya dan melangkah ke dalam gedung.
“Wah, kamu sekolah di sini juga?” tanya Mir sambil berjalan menyusul Seohyun.
“Eh, iya.” Sahut Seohyun.
“Mir, mereka itu siapa ya? Kok ngeliatin aku ampe sebegitunya?” tanya Seohyun sambil menunjuk penggemar Seungho yang menatapnya seolah-olah dia mangsa mereka.
“Oh itu.. Mereka tuh fansnya Oppa mu.. Udah cuekin aja..” sahut Mir cuek. “Ngomong-ngomong, kelas mu di mana ?”
“Em, kelas 3-1. Kamu tau kelasnya?” tanya Seohyun setelah melirik kartu pengenal yang tadi di kasih ama Seungho.
“Wah? Berarti kita sekelas dong? Senangnya!” Mir keggirangan sampai melompat-lompat.
“Eh, kok girang amat? Bukannya temen sekelas mu banyak ya?” tanya Seohyun keheranan.
“Kelas itu tuh kelas spesial. Jadi muridnya nggak banyak. Ntar juga kamu tau sendiri.. ayo cepat, ntar lagi masuk..” sahut Mir sambil mengajak Seohyun berlari.
“Eh, iya. Tunggu!” Seohyun mengejar Mir ke  kelas mereka.
#    #    #
“Seungho, yang tadi tuh sipa? Cewek lo ya?” tanya Joon begitu Seungho mendekat.
“Seohyun maksud lo?” tanya Seungho balik.
“Iya kali. Yang sama lo tadi pokoknya..” sahut joon cuek.
“Joon.. Joon.. bego banget sih lo! Masa nggak bisa liat kalo dia mirip ama Seohyun?” ti pal G.O gemas.
“Nggak. Gue nggak merhatiin..” sahut Joon cuek.
“Namanya Yoon Seohyun, dia itu..”
“Yoon? Adeknya Seungho dong?” Joon memotong ucapan Thunder.
“Emang!” ujar Seungho, G.O dan Thunder bebarengan sambil berteriak di kuping Joon.
Joon terkekeh melihat tingkah teman-temannya.
Keadan gedung perkuliahan tampak ramai dan penuh sesak. Bukan karena sedang ada demo atau kerusuhan lainnya. Namun karena Joon cs yang terkenal sedang lewat di situ dan para penggemar mereka sedang berkumpul mengitari mereka.
“Wah, Seungho-sunbae makin keren ya..” ujar seorang fans.
“Iya. Tapi sayang, jutek ama tiis teuing.. Mendingan juga yah, Joon sunbae.. Manis gitu senyumnya..” ujar yang  lain. (maklum mahasiswa Shinhwa kan multi-cultural)
“Iya sih, tapi sayang, ganteng-ganteng teh rada BABO..” sahut yang lain.
“Mendingan juga Thunder-sunbae.. Udah imut, ramah lagi..” sahut yang lainnya.
“Ih, Mendingan G.O sunbae lah..” timpal yang lain.
“Apaan? GeJe gitu..” bantah yang lain.
Para penggemar sibuk berteriak-teriak memanggil nama mereka ber-empat. Tapi yang dipanggil malah lempeng dan lari masuk ke ruangan spesial mereka ruangan F4.
#    #    #
“Perkenalkan, nama saya Yoon Seohyun. Saya pindahan dari London. Senang beremu dengan kalian. Mohon bantuanya..” ujar Seohyun sambil membungkuk di depan kelas memperkenalkan diri.
“Oh, jadi ini anak perempuannya Yoon Jihoo yang terkenal itu? Pantas saja nggak pake seragam..” tanya gurunya.
Seohyun hanya tersenyum.
“Manis gini kok ditinggal sama Kang Hae Na..”
“Eh?” Seohyun terkejut mendengar nama Ibunya disebut.
“Mau sampai kapan kamu berdiri disitu? Duduk sana disebelah Taeyeon..” perintah sang guru sambil menunjuk kea rah gadis mungil yang tengah tersenyum menatap Seohyun.
“Aku tinggal dulu ya..” tambah guru mereka sambil meninggalkan ruang kelas.
“Huh, dasar orang aneh!” umpat Taeyeon. “Perkenalkan, nama ku Lee Taeyeon..”
“Aku Seohyun..” ujar seohyun sambil menjabat tangan Taeyeon.
“Aku Kim Hyoyeon..” ujar gadis yang duduk di belakang Taeyeon sambil tersenyum.
“Aku Stephanie Hwang.. Panggil aja Tiffany atau fanny..” ujar seorang gadis dengan smiled-eye.
“Aku Lee Sunny.. Aku kembaran Taeyeon..” ujar seorang gadis imut yang tiba-tiba muncul di hadapan Seohyun.
“Eh, kok nggak mirip?” tanya Seohyun bingung sambil menatap Taeyeon dan Sunny bergantian.
“Emang!” sahut mereka bareng.
“Aku Choi Sooyong..” sapa seorang gadis tinggi yang baru masuk ke dalam kelas.
“Kamu telat lagi?” tanya seorang gadis berkulit kecokltan yang juga baru datang,
“kalian juga kan..” sahut Sooyong cuek.
“Yoona-onnie? Yuri-onnie? Kalian di sini juga?” tanya Seohyun heran.
aigoo, Seohyunnie.. kita sekelas..” pekik Yoona bahagia.
“Aish, enak ya jadi anak F4.. Boleh pake baju bebas ke sekolah..” ujar Sooyong tiba-tiba sambil menatap Mir dan Seohyun.
“Ah.. Biasa aja.. malah nggak enak! Jadi nyolok tau..” bantah Mir.
“eh, F4? F4 itu apa?” tanya Seohyun bingung.
“Aduh, non. Anak pangeran kedua nya F4 kok nggak tau F4 sih?” pekik Hyoyeon heran.
“Eh?” Seohyun belum mengerti juga yang mereka bilang.
“Sini aku jelasin..” ujar Taeyeon gemas.
“Dulu tuh di Shinhwa ada empat cowok ganteng yang terkenal dengan sebutan Flower Four atau F4. Mereka itu anak-anak orang terkaya di korea. Mereka tuh kaya bangsawannya Shinhwa deh. Fans-nya segudang! Pangeran pertama F4 tuh Goo Junpyo, bapaknya si Mir, pendirinya Shinhwa ini, fansnya ngantri beuh.. tapi dia suka jahatplus jutek  ama fansnya. Pangeran kedua tuh kebalikannya Goo Junpyo, dia tuh baik dan ramah banget ama Fansnya, dia tuh bapak mu, Yoon Jihoo, cucu presiden, anak pengusaha kaya, sekaligus dokter ama seniman yang baik. Pangeran ketiga tuh playboy nomer  wahid, So Yijung, semua cewek cantik di korea asti perah jadi pacarnya. Nah pangeran terakhir tuh Song Woobin, anak mafia paling berkuasa  di kawasan Asia. Keren kan? Harusnya mama mu juga gabung tuh si F4, Kang Haena kan kaya bnaget, cantik lagi.. tapi sayangnya, Haena sekolah di Amrik, makanya nggak gabung..”
“Hwa… Keren ternyata.. Aku baru tau..” gumam Seohyun takjub sambil terkekeh-kekeh. “Taeyeon hebat ya…” (mian, ceritanya mereka seumuran)
“Aish, jangan muji dia! Semua orang di shinhwa tuh udah hapal cerita itu..” sela Sunny gemas.
Mereka tertawa bersama-sama. Rasa tegang yang tadi melanda Seohyun perlahan berkurang.
#  #   #
“Eh, itu yang tadi..”
“Dia tuh bukan pacarnya Seungho-sunbae, tapi  dia tuh adeknya..”
“Eh? Tau dari mana?”
“Banyak kali infonya di internet…”
“Dia anak yang di tinggal ama Kang Hae na tau..”
“Oh ya? Yang namanya sama ama mantanya Jihoo-sunbae kan?”
“iya.. Seohyun.. Liat tuh.. sok banget! Udah tau-tau masuk kelas spesial, nggak pake seragam lagi..”
“Tapi kok dia nggak gabung ama MBLAQ ya?”
“Nggak tau ih.. Padahalkan ketuanya kakak dia..”
“Bego!” maki Sooyong tiba-tiba.
“Siapa yang bego?” tanya Tiffany.
“Tuh.. Yang lagi pada ngegosip dibelakang..” sahut Sooyong sambil memutar matanya.
“Bego gimana?” tanya Hyoyeon.
“masa mereka nanya, kenapa Seohyun nggak gabung ama MBLAQ?” sahut sooyong.
Hyoyeon, Taeyeon, Tiffany,Taeyeon,  Yuna, Yuri dan Mir ketawa ngakak.
“Emang MBLAQ apa?” tanya Seohyun bingung.
“sini aku yang jelasin.. Aku kan anggotanya..” sahut Mir.
“MBLAQ itu singkatan dari Music Boys Live in Absolute Quality’s. Itu tuh kayak generasi barunya F4. Kalo dulu kan ketuanya Appa, sekarang ketuanya Seungho-hyung, soalnya dibandingin Joon-hyung yang emang anak Appa, Seungho-hyung lebih pantes dan cocok jadi Leader. G.O-hyung itu makhluka yang paling GeJe di MBLAQ, popularitasnya rada kurang, kaya nasib Appa-nya dulu. Nah, yang gantiin posisi Jihoo-ahjussi yang prince charming di MBLAQ itu Thunder-hyung, soalnya dia tuh baik, sabar plus ramah banget. Kalo aku jadi yang paling muda, peramai suasana di MBLAQ deh. Hehe.. Mian ya Seohyun, kita lupa masukin kamu..”
“Nggak apa-apa kok. Tenang aja..” sahut Seohyun sambil tersenyum manis. “trus, Joon-oppa jadi apa dong di MBLAQ?”
Joon-sunbae tuh ngegantiin posisinya Yijung-sunbae. Playboy paling ngetop seantero Seoul. Tapi anehnya, nggak pernah ada yang awet pacaran ama dia. Padahal ganteng gitu..” terang Sunny yang tiba-tiba datang.
“Kenapa?” tanya Seohyun heran.
“ntar juga tau sendiri kalo udah ketemu..” ujar Yuri sambil tersenyum.
Seohyun hanya manggut-manggut mendengarnya.
“Sunny, you’ll die if you eat that thing!” pekik Seohyun panik sambil menunjuk makanan yang akan masuk ke mulut Sunny.
“Burger? Seohyunnie, kamu nggak bakal kenapa-napa kalo makan ini..” sahut Sunny.
“Iya. Palingan tambah gendut..” tambah Mir sambil melirik iseng ke arah Sunny.
“Yaaa! “ Sunny memukul Mir dengan kencang dengan wajah merah.
“Tapi kata Appa, makanan seperti itu tidak baik untuk kesehatan..”ujar Seohyun.
Teman-temannya langsung tertawa terbahak-bahak.
“Selesai makan, kami temani kau keliling komplek shinhwa. Gimana?” tawar aeyeon.
“Beneran? Mau!!!” sahut Seohyun girang.
#    #    #
“Panas….” Keluh Joon saat berjalan-jalan di taman kampus.
Cih, rajin amat sih tuh anak-anak pada ikut perkuliahan.. Mendingan juga maen-maen di sini ama kamu..” ujar Joon lagi sambil mengelus rambut seorang gadis yang duduk di sampingnya.
Oppa, aku jadi malu..” sahut gadis itu sambil menundukan wajahnya.
“Kamu cantik sekali… Saranghae..” bisik Joon, dia mengangkat wajah gadis itu.
Bibir Joon menyentuh bibir gadis itu. Gadis itu memblasa ciuman Joon dengan panas. Mereka berciuman dengan sangat mesra.
“Yaaa! Don’t making out at school area! It’s rude!” pekik seorang gadis terkejut.
Yaaa! I talk with you!”
Joon menoleh sebentar, lalu melanjutkan ciumannya.
“Yaaa! Stop it! It’s school area, don’t you feel embarrassing ?” pekik gadis itu lagi.
Aish, kau berisik sekali!” bentak Joon sambil berjalan ke arah gadis itu.
“Oppa, apa yang dia katakan?” tanya gadis yang tadi berciuman dengan Joon bingung
“Mola.. Aku tidak mengerti apa yang dia katakana sedikit pun..” sahut Joon enteng.
“Aku bilang, Kalian tidak boleh berciuman di area sekolah. Apa kalian tidak punya malu?” terang gadis itu lagi.
“Aish, berani  amat lo ngelarang-ngelarang gue! Lo nggak tau apa siap gue?” tanya Joon berang.
“Mola…” sahut gadis itu enteng membuat Joon mendelik tak percaya.
“Gue itu…”
“Goo Changsun! Lo di situ rupanya..” panggil seorang pria yang baru datang.
“Yaaa! Thunder, lo nggak liat apa gue lagi ngasih pelajaran ama anak sok tau ini ?” sahut Joon geram.
“Oh! Seohyunnie, sedang apa kamu di sini?” tanya Thunder saat melihat Seohyun tengah berada bersama Joon.
“Thunder-oppa, orang ini tadi berciuman di sini..” adu Seohyun.
“Lo kenal dia?” tanya Joon heran.
“Yoon Seohyun! Kamu di situ rupanya.. kami mencari mu kemana-mana..” ujar seorang gadis yang berlari ke arah mereka.
“Yoona-onnie, mianhae.. Tadi aku nyasar..” sahut Seohyun sambil tersenyum.
“Trus ganggu idup gue!” timpal Joon kesal.
“Ayo kita kembali ke kelas!” ajak Yoona tanpa memperdulikan Joon yang sedang kesal.
“ Vous! ne jamais quelqu’un à embrasser une région scolaire plus. Vous êtes un modèle de cette école. Regarder votre attitude!” ujar Seohyun datar pada Joon.
“Thunder-oppa, aku permisi dulu.. Annyeong..” pamit Seohyun sambil melangkah menjauh.
“annyeong..” sahut Thunder sambil melambaikan tangannya.
“Apa tadi yang dia bilang? Bahasa mana tuh?” tanay Joon kesal.
“Bahasa perancis. Dia bilang  Lo harus jaga sikap Lo di sekolah, soalnya Lo tuh panutan di sekolah ini..” sahut Thunder yang memmang juga ahli berbahasa Perancis.
“Aish, tuh anak sok tau banget sih! Tadi pake bahasa Inggris, sekarang Perancis! Anak siap sih dia?” tnay Joon kesal.
“Dia Yoon Seohyun, Joon. Adeknya Seungho!” sahut Thunder. “Ayo balik ke kelas, dosen nyariin Lo tuh!”
Joon yang ogah-ogahan dan masih kesal pun mengikuti Thunder kembali ke kelas.
“Jadi itu adiknya Seungho, menyebalkan! Tapi, dia manis juga..” gumam Joon dalam hati.
#  #   #

Into My Heart Chapter 2

“Junpyo-ahjussi anda sudah datang rupanya.. Silahkan duduk..”
“Terima kasih, Seungho. Mana Ayah mu?” tanya Junpyo heran karena tidak melihat sosok pria yang di carinya.
Appa akan menyusul bersama adik ku nanti. Ngomong-ngomong, Jandi-ahjumma dan Mir mana?” tanya Seungho bingung melihat seorang Goo Junpyo datang tanpa pasukannya.
“Mereka sedang memaksa Joon untuk datang. Nanti mereka menyusul..” terang Junpyo.
“Seungho, mana adik mu?” panggil seorang pria.
“Yijung-ahjussi, selamat datang..” sambut Seungho. “Dia akan menyusl nanti..”
“Dia sudah sebesar apa ya?” tanya wanita di sebelah Yijung.
Seungho hanya tersenyum, senyum yang penuh kharisma kepemimpinan. Senyum yang kerap kali dicemburui oleh Joon yang sama sekali tidak memilki kharisma seperti itu.
“Gaeul-sshi..” panggil seorang wanita cantik yang tengah menggandeng G.O pada wanta yang duduk di samping Yijung.
“Oh, Jae kyung-onnie..” sambut Gaeul. Mereka berpelukan dan saling mencium pipi.
Aish, ibu-ibu” komentar Woobin yang ada di belakang mereka sambil duduk, karena pembawa acara telah mengintruksikan mereka untung dudu dan tenang karena “inti” acara akan segera tiba.
#    #   #
“Terima kasih pada semua tamu udangan yang sudah hadir pada malam hari ini. Pada hari ini, kami akan memperkenalkan pewaris Kangsan group, putri yang mewarisi bakat musik dari ayahnya, Yoon Ji Hoo, keanggunan dai Ibunya, Kang Hae Na, dan wibawa dari kakak satu-satunya, Yoon Seungho. Baiklah, kami persembahkan, Yoon Seohyun..” ujar pembawa acara di iringi dengan musik pembuka.
Dari ujung ruagan terlihat Jihoo yang tengah menggandeng putrinya, Seohyun memasuki ruangan diiringi tepuk tangan riuh dari para tamu undangan. Semua mata tertegun pada sosok anggun yang ada di hadapan mereka.
Gadis 19 tahun yang anggun, kaki jenjang menopang tubuh tingginya, kulitnya putih mulus tak bercela, rambut panjangnya indah berkilau, rentetan gigi putih nan rapih menghiasi senyumnya, mata bening yang berbinar balas menatap semua pandangan.
“Perkenalkan, nama saya Yoon Seohyun. Terima kasih sudah datang hari ini. Mohon bantanya..” ujar Seohyun sambil mebungkuk menghadap semua tamu.
“Hwaaa… manisnya…” ujar seorang gadis sambil  memeluk Seohyun erat. “eh, maaf..”
“Tidak apa-apa. Maaf, Onnie siapa?” tanay seohyun bingung.
“Dara! Sandara! masa kamu nggak inget padaku?” tanya Sandara lagi.
Seohyun tampak berpikir sejenak, berusaha mengingat-ingat.
onnie…” ujarnya sambil memeluk Dara.
“Thunder-oppa mana?”
“Thunder? Kemana ya? So Cheondung!” panggil dara sambil mencari-cari adiknya.
“Hai, apa kabar?” sapa Thunder yag tiba-tiba muncul mengejutkan Seohyun dengan senyum manisnya.
“Baik.. Oppa sendiri bagaimana?” tanya Seohyun sambil tersenyum manis.
“Cuma Thunder saja yang diajak omong? Gue nggak?” G.O cemburu.
“Aku juga ingin mengobrol..” desak Mir.
“Aku juga.. Aku juga..” ujar para pemuda dan gadis yang ada di situ. suasana pun menjadi ricuh Seungho datang untuk membantu adiknya dan memngenalkan meraka satu persatu….
#  #   #   #
Berhubung author baik, author akan bantu suami baru nya, Seungho-oppa ngenain mereka semua..
Ceritanya kan Goo Jun Pyo udah nikah nih sama Geum Jandi, anaknya tuh cowok semua,yang gede namanya Goo Chang Sun a.k.a Joon. yang lebih muda 3 tahun namanaya Goo Cheol Yong a.k.a Mir.
Trus So Yi Jung kan nikah ama Cho Ga Eul, anaknya mereka tuh dua, So sandara, yang umurnya udah ampir 27 tahun, ama selingkuhan barunya author So CheonDung a.k.a Thunder.
Song Woo bin yang preman nikah ama cewek super bekas tunangan Jun pyo, Hae Jae Kyung , anaknya mereka Song Yesung ama  Song Byung Hee a.k.a G.O.
Nah, pangeranku Yoon Ji Hoo yang kesepian di jodohin sama Kang Hae Na, ini tuh ide kakek-kakek mereka yang sahabatan dari jaman muda dulu. Anak mereka berdua aku suka banget, Yoon Seung ho. Trus yang lebih muda 3 tahun namanaya,Yoon SeoHyun.
Tapi katanya, nama Seohyun ini sempat membuat gempar orang-orang terdekat Jihoo. Kenapa? kaena namanya sama dengan mantan pacar Jihoo yang meninggalkannya ke perancis, mbak Min Seohyun yang cantik.



dari kiri : Thunder – Mir- Seungho – G.O – Joon

# # #
Aigoo.. Uri Seohyunnie..” sapa seorang wanita yang berdanadan heboh.
“Sooah-ahjumma... Apa kabar?” sapa Seohyun sambil membungkuk.
Aigooo... Apa kabar mu?” tanya seorang gadis dari belakang Sooah.
“Kau masih ingat kami kan, Seohyun?” tanay gadis yang srupa dengan satuya, namun sedikit lebih hitam.
“Yuri-onnie? Yoona-onnie? Senangnya bertemu kaian…” uajr Seohyun girang saat menyadari siapa yang ada di hadapannya.
“Kami juga senang bertemu dengan mu lagi..” ujar mereka berbarengan. ketiga gadis itu menjauh dari hadapan Sooah dan asyik mengobrol.
Aigooo.. Kasihan sekali anak itu.. Dia belum pernah bertemu Ibunya sejak bayi..” ujar sooah sambil mengheala napas.
“Tidak akan pernah.. Karena Kang hae na sudah tiada..” ujar Seungho dingin sambil berlalu dari hadapan Sooah.
Aigooo. Kenapa anak itu?” ujar Sooah bingung sambil menghela napas.
#    #    #
“Seohyunnie, besok aja mebongkar bawaan mu ya? Kita minta tolong paman Kang saja..” bujuk Seungho lembut saat melihat adinya mulai membongkarbongkar kopernya yang sangat banyak.
“Tidak bisa, oppa.. Kasihan Keroro kalau terlalu lama di dalam koper..” tolak Seohyun hampir menagangis.
“Eh? Keroro? kau masih mengoleksi kodok aneh itu?” tanya Seungho kaget.
“Keroro it nggak aneh, Oppa.. He just kinda random..” sahut Seohyun dengan senyum manisnya sambil tertawa.
Aigoo.. Baiklah kalau begitu. Biar ku bantu..” uajr seungho sambil mebantu adiknya membongkar semua barangnaya.
Sesekali seungho tertawa melihat koleksi Seohyun yang semakin banyak. Seohyun hanya tersenyum amalu dan memanyunkan bibirnya.
“Seungho, Seohyun, tidurlah.. besok kalian harus bangun pagi kan?” perintah Jihoo yang kebetuan lewat di depan kamar seohyun dan melihat kedua buah hatinya masih asyik bercanda.
“Ah… Andai saja kalian punya Ibu yang menyayangi kalian.. Pasti semuanya akan sempurna” gumam Jihoo dalam hati.

Into My Heart Chapter 1..

“Lama sekali ya..” keluh seorang pria sambil terus mondar-mandir di depan pintu keluar bandara Incheon.
“Yoon Jihoo, tenanglah.. Mengapa kau tegang sekali ?” ujar temannya sambil sedikit terkekeh.
“Song Woobin, kau tidak tahu bagaimana rindunya bila sudah lama tidak bertemu gadis kecil mu..” tambah seorang lagi temannya.
“So Yijung, mungkin aku tidak tahu. tapi istri ku kan juga serin pergi jauh dan lama? Jadi aku sudah biasa..” sahut Woobin santai.
“Pesawat dari London telah mendarat di lapangan terbang Incheon. Terima kasih” pengumuan telah menggema di seluruh bandara.
Jihoo semakin tegang dan bersemangat untuk bertemu dengan gadis yang di tunggunya.
Appa…..” panggil seorang gadis cantik berperawakan tinggi sambil berlari kea rah Jihoo.
“Seohyunnie, Appa sangat merindukanmu. Bagaimana perjalanan mu?” tanya Jihoo sambil memeluk erat gadis kecilnya.
“Biasa saja. Tidak ada yang menarik..” sahut gadis itu.
“Oh, Woobin-ahjussi, Yijung-ahjussi. Senang bertemu degan anda..” ujar Seohyun seraya membungkuk saat menyadari bahawa jihoo tidak sendiri.
Wellcome to Korea..” sahur Woobin sambil mngelus lembut rambut Seohyun.
“Wah, kau tambah tinggi tampaknya..” ujar Yijung sambil tersenyum.
Seohyun hanya tersenyum dan mengangguk pelan.
“Ayo sekarang kita pulang..” ajak Jihoo sambil menarik bawaan Seohyun ke dalam mobil.
#   #   #
“Seungho, Lo udah nyampe mana?” tanya seseorang di ujung telepon.
Mianhae, G.O, gue kayaknya nggak jadi datang. Ada hal penting yang harus ku selesaikan..” sahut Seungho.
“Soal perusahaan orangtua Lo? Nanti ajalah.. Kita main aja dulu..” ajak G.O.
“Bukan itu. Tapi ada hal yang lebih penting. Gue harus nyiapin pesta penyambutan adik gue. Mianhae..” tolak Seungho lagi.
“Ya udah kalo begitu. Kami aja yang pergi. Annyeong..” sahut G.O sambil menutup telfon nya.
“Joon-ah, Seungho nggak bisa ikut. Dia ada keperluan mendadak.” Lapor G.O.
“Paling-paling urusan perusahaan Ibunya.” Sahut Joon enteng.
“Bukan. Coba lihat e-mail Lo..” ujar pria berwajah imut yang duduk di samping Joon.
“Heh? Pesta penyambutan? Memangnya Seungho punya adik?” tanya Joon heran.
Hyung, kau ini bagaimana sih? Katanya sahabat? Masa yang begitu saja tak tahu?” cemooh pria yang lebih muda.
“Hey, Mir. Tak usah menggurui ku ya! Sudah untung kau kuajak gabung menjadi MBLAQ ya!” ujar Joon jutek.
Hyung, galak! Tolong aku Thunder-hyung..” rengek Mir sambil berlari kea rah pra berwajah imut.
“Joon, sudahlah.. Bagaimana kalau kita datang saja mala mini kesana?” ajak Thunder.
Joon yang sedang di ajak bicara hanya bergidik.
#   #   #
Appa ? Kita mau kemana?” tanya seorang gadis yang tampak bingung.
“Kita akan membeli gaun untk kau pakai malam ini, Seohyun” sahut Pria yang dipanggil Appa itu.
“Heh ? Gaun? Untuk apa?” tanya eohyun bingung.
“Untuk pesta yang akan kita hadiri malam ini..” sahut Jihoo lagi sambil melemparkan senyum manisnya.
Appa, aku tidak suka ke pesta. Aku malu jika harus berhadapan dengan banyak orang..” keluh Seohyun.
“Tenanglah. Appa kan ada bersama mu?” ujar Jihoo sambil menautkan kelingking ke jari gadis kecilnya.
#    #   #


After 100 Days Part 1



Author: Mayumi
Pairing: Seohyun x Kyuhyun
Other Cast: Jessica,Donghae,Kibum,Tiffany,Siwon
Genre: Romance,Friendship,Comedy *0,00001%*
Type: series
AN: huah,kayaknya ni cerita jelek deh #nyadar,maksa lagi ceritanya T__T *readers: terus kenapa dibuat?* pengen aja hahaha *dihajar* Ini POV kyuhyun. Author males nulis POV-POV-an,langsung aja deh jadinya wkwkwk ini sebagai pengganti cerita yang Misterious Girl yang tak kunjung kelar hahahah salahkan FD yang ilang,mana nggak aku copy ke Aka-kun lagi datanya heheh lol. Sorry ya,lagi-lagi covernya maksa #dihajar readers
Warn: OOC,Typos,judul gak nyambung sama isi cerita,gaje,alur kecepetan,kisah pasaran,dan bikin sakit mata. hahaha
-o0o-
Dosen Jung hari ini masuk,setelah lama dia tak masuk dikelas kami. Sedikit miris juga dengan keadaan tubuhnya yang makin kurus. Kemarin ia sempat sakit selama 1 bulan,ia sebenarnya hanya terlalu stress. Gara-gara putus dengan Siwon hyung sih,Siwon hyung lebih memilih dengan perempuan yang bernama Stephani Hwang atau hyungku menyebutnya Tiffany,yah.. fany noona. Gadis itu memang cantik,tapi rada tulalit dan menurutku oon-nya keterlaluan *lol*. Jadi kalau ia dibawa Siwon hyung kerumah dan menyuruhku mengobrol dengannya aku jadi malas.
Aku bertanya apa,dia jawabnya lain lagi. Aku juga tidak tau kenapa Hyung-ku memilihnya dari pada Jessica Noona,yah.. kutau cinta itu buta,tapi yang ini benar-benar buta. Sejujurnya aku sangat menyayangkan keputusan Hyung-ku itu,aku perduli pada Sica Noona,walaupun sebenarnya aku bukan tipe orang yang perduli dengan orang lain,tapi Sica Noona sudah kuanggap sebagai Noonaku.
“maaf sebelumnya,selama satu bulan saya tidak hadir. Tapi ada penggantinya,kan? Bagaimana dia?
Ah iya,aku baru ingat. Selama dia tidak masuk dia digantikan oleh Dosen Lee,lumayan baik sih. Tapi dia sering tebar pesona,jadi aku sangat malas memperhatikannya. Dan lebih memilih fokus dengan PSP-ku,walau sekali-kali ia pernah menegurku dan secara tak langsung menjadikanku bahan tertawaan. Menyebalkan Dosen ikan ini,huh!
Lalu satu-satunya fokus-ku selain PSP adalah gadis berambut brunette panjang yang sering membawa seperangkat kotak pensil kodok hijau jelek atau dia menyebutnya keroro kekampus,ia duduk disebelahku. Memang terhalang satu orang sih,tapi aku bisa melihatnya dengan jelas,gadis yang lumayan aneh menurutku. Ia sering menatapku,dan ketika aku balas menatapnya wajahnya langsung merah. Ditambah kenapa si Dosen ikan itu tak pernah membentakku ketika aku sedang memperhatikannya. Dasar dosen aneh!
Tapi kuakui ia cantik,aku mengenalnya dari Kibum hyung. Kibum hyung adalah kakaknya,tidak heran juga melihat kakaknya yang menurutku tampan dan imut,jadi adiknya pun begitu cantik dan imut juga. Dan siapa sangka semester pertamaku diuniversitas ini aku satu kelas dengannya.
Kudengar murid-murid dikelas mulai berkomentar tentang cara mengajar Dosen Lee itu,lalu aku pun ikut bersuara. “dia terlalu banyak tebar pesona”celetukku cuek,dan entah hanya perasaanku atau apa. Aku diperhatikan banyak orang,kenapa seperti itu? aku tau aku ini emang ganteng,tapi tidak usah seperti itu. Dan bisa kulihat Dosen Jung tertawa dengan celetukkanku ini,hey.. aku bukan badut’batinnku kesal.
Aku bisa menatap gadis berambut brunette itu dengan sudut mataku,yah… lagi-lagi ia mentertawakanku. Apa hari ini aku jadi badut eh?
“ekhem,kurasa kita bisa memulai materi kita yang harus dilanjutkan”katanya,”ne~”koor semuanya. Akhirnya,aku bisa melihatnya mengajar lagi. Rindu juga sih dengan cara mengajarnya,walaupun aku sering main kerumahnya. Tapi sosoknya disini beda,kualihkan pandanganku kesebelah kanan. Gadis itu.. hah,lagi-lagi dia masih tertawa. Eh,mungkin kali ini tersenyum. Entah perasaanku atau apa gadis ini memang tidak bisa kalau tidak tersenyum dihadapanku. Habis aku ini ganteng sih,mana ada cewek yang mau menolakku xD.
“Hyunnie.. aku pinjam balpoinmu”kataku kearahnya,akhirnya dia berhenti tersenyum. Aku sebenarnya tidak berniat meminjam balpoin sih,Cuma ingin menyapanya saja. Habis aku bingung,jadi seperti ini saja. Seohyun memberikanku balpoin itu,hah.. lagi-lagi mahkluk hijau jelek ini yang terpampang dibalpoinnya. Kenapa tidak wajahku yang ganteng saja?
“ekhem!”dehem Dosen Jung yang kutau itu diarahkan untukku,aih.. lama-lama dia terlihat seperti eommaku yang selalu menyuruhku untuk fokus belajar,oke aku nyerah. Lagian kenapa tidak sekalian pulang kuliah kuajak Seohyun kencan saja hahaha,dari pada seperti ini. Tapi aku suka,inilah caraku. Memang terlihat bodoh,tapi menurutku bagus.
-o0o-
“eh kamu!”seperti biasa,aku mencegatnya. Terlihat bodoh juga caraku,Seohyun menatapku bingung. Aku balas menatapnya tajam,”heh Kyu! Jangan membuat adikku mati gara-gara tatapanmu!”seru Kibum hyung dan langsung menarik Seohyun. Huh,dasar menyebalkan! Biasanya juga kan seperti ini,apa dia lupa atau pura-pura lupa? Terserah lah, “hyung,biasanya kan kau kencan dengan Yoona Noona? Kemana dia?”tanyaku mengalihkan fokus. “untuk apa kau menanyakannya? Terserah dong!”jawabnya dan pergi dengan Seohyun.
Yah,niatku pulang bareng gagal deh. Awas kau hyung! Aku melihat Dosen ah.. salah kalau diluar jam kuliah aku memanggilnya Sica noona. Aku berniat menghampirinya,tapi kulihat ia sedang bersama Dosen Lee,lagi-lagi orang itu. Memang beredar kabar kalau Dosen ikan itu naksir Sica noona,tapi aku tidak tau apa ia menyukainya atau tidak. Tapi seandainya begitu,Sica noona sial juga punya pacar seperti itu hahaha.
“kyu!”aku membalikan badanku dan menatap Sica Noona dan Dosen Lee mendekat kearahku,palingan Sica noona mau nanyain kabar Siwon hyung. Kali ini aku hanya balas tersenyum dan memeluknya,”noona.. kangen!”kataku. ia mengelus punggungku seperti yang biasa eommaku lakukan. Kulihat si Dosen ikan itu cemburu,masa bodoh lah!
“Noona,kamu mau menanyakan Siwon hyung lagi,eh?”tanyaku sekenanya,lagi-lagi ia hanya tersenyum. Dan Dosen Lee lagi-lagi menatap cemburu,mungkin kini dibenaknya tengah bergulir,’Siwon? Siapa Siwon?’hahahaha kena kau!
“yah,dia baik-baik saja dengan pikiran bodohnya”balasku. Sica noona terkekeh pelan,”aku kan hanya ingin menanyakan kabar adik kesayanganku ini”kata Sica noona,”aku baik-baik saja sih,sejak kau mengajar lagi Noona”jawabku sekenanya sambil sedikit menyindir Dosen Lee yang tiba-tiba saja berdehem,keselek apa dia jadi gitu?
“Jessica~ssi,ini sudah agak siang”bisik Dosen Lee,hah… jangan-jangan dia mau ngajak Sica noona kencan lagi. “iya,Kyu.. aku pamit! Hati-hati dijalan”pamitnya. Aku mengangguk dan memandang mereka dengan tatapan aneh.
-o0o-
Baru saja aku sampai dirumah,aku sudah dikejutkan oleh kehadiran Fany Noona. Yah.. hari ini membosankan! Pasti Siwon hyung menyuruhku mengobrol dengannya,biar lebih akrab alasannya. Demi apa gue males banget ngomong ama ni cewek’batinku. Kalau mau direstuin nikah bilang aja,lagiankan ngapain harus minta setujuin segala. Apa pengaruhnya denganku coba? Dia kan yang mau nikah bukan aku. Huh!
“annyeong Fany Noona,Siwon hyung”sapaku,setidaknya aku tidak mau mempelihatkan kalau aku kurang suka dengannya. “yeah,hallo juga Kyu”balas Fany noona. Aku hanya tersenyum kecil,baru aja mau melangkah Siwon hyung udah nyegat. “kyu,hyung mau bicara”katanya. “apa? Ngobrol sama Fany Noona gitu?”tanyaku dengan maksud sedikit menyindir dengan kejadian beberapa hari yang lalu. Iya,dimana aku dan Fany Noona juga disuruh ngobrol dan malah bikin aku kesal. Dan Fany noona terlihat tenang-tenang aja,dia itu polos atau kelewat oon ya? Aku tidak tau.
“iya,Kyu! Maafkan dia ya Kyu?”tanya Siwon hyung,”iya,terserah deh..”balasku dan langsung kekamar,kemarin dia itu hampir aja ngerusakin PSP-ku. Belahan jiwaku ini,gara-gara dia sotoy. Yah,dia juga gak sepenuhnya menyebalkan sih.dia juga baik,pinter masak,tapi tetep aja aku sebel gara-gara oon-nya gak ketulungan.
Aku meraih Ponselku dan berniat mengirimi Seohyun pesan,tapi apa ya? Ah,aku baru ingat kalau aku lupa mengembalikan balpoin keroronya. Dan itu sudah terjadi hampir setiap hari,sejak sekitar sebulan yang lalu.
Dan gara-gara si Dosen ikan itu aku senang menggodanya,mungkin saat ini balpoin keroronya menumpuk dimeja belajarku. Tapi aku malah enggan mengembalikannya,aku ingin mengumpulkannya menjadi seratus dan mengganti semua catnya dengan gambar wajahku hahaha,mungkin baru kuhitung sekitar 38 buah ditambah satu sekarang,jadi 39. Dan kurasa entah Seohyun yang pelupa atau malah ikhlas-ikhlas aja,dia gak pernah ngambil balpoinnya. Sekali lagi gadis ini aneh,tapi aku suka.
“Seohyun,lagi-lagi aku lupa mengembalikan balpoinmu”
Klik,kutekan tombol send. Tak lama terlihat layar ponselku yang menampakan pesan balasan.
“kalau begitu kembalikan padaku”
Entah kenapa,aku lagi-lagi enggan mengembalikannya. Mungkin kejutan seratus ekspresi wajahku disana haha,biar dia tidak selalu memandang wajah kodok hijau jelek itu dan mengabaikanku. Aku kadang cemburu pada mahkluk hijau itu! konyol sih,yah mau bagaimana lagi. Aku memang cemburu,
-o0o-
Hari ini aku memutuskan untuk bermain kerumah Kibum hyung,alih-alih dengan alasan mau battle game. Tapi yang jelas aku mau bertemu Seohyun. Haha oiya.. aku lupa mereka itu 3 bersaudara. Dan kakak tertua mereka adalah Kim Jong Woon atau Yesung hyung,dia juga sama anehnya dengan Seohyun,yah… tapi dia lebih aneh. Untung saja Kibum hyung tidak,hahaha..
Tok..tok..
Kuketuk pintu,sambil menunggu aku merapihkan kemejaku. Niatnya sih mau bawa bunga,tapi takut ketauan-kan mau pedekatean hahaha,jadi Cuma bawa PSP aja -_-. “annyeong”sapaku ketika pintu dibuka,yah.. yang buka orang yang aku tunggu Seohyun. Aku mengernyitkan keningku,kenapa gadis ini sangat senang memakai baju dengan gambar kodok jelek itu. Sekali-kali wajah tampanku kek,”Kyu..”sapanya,yah.. dia memang sebaya denganku. Jadi dia memanggilku Kyu,pengennya sih Oppa. Tapi dia tidak mau,dengan alasan. “tidak enak ah”
“Kibum hyung ada?”tanyaku,”ada,silahkan masuk”katanya sopan dan membuka pintu. Dan dapat kulihat Yesung hyung tengah sibuk berkutat dengan kura-kuranya yang kutau bernama ddangkkoma,ddankkomeng dan ah.. aku lupa lagi yang satunya. “halo hyung…”sapaku,dia balas tersenyum. “eh,Kyu”serunya. Aku duduk disofa ruang tamunya,yah.. tidak aneh lagi sih,aku memang sering kesini,sekedar mengacaukan rumah keluarga Kim ini.
“gak kerja hyung?”tanyaku,dia menggeleng. “hai Kyu.. udah siap?”tanya Kibum hyung sambil nenteng PSP-nya. Halah,kalau ngelawan Kibum hyung sih kecil,palingan juga nanti aku yang menang hehehe. Tak lama kulihat Seohyun membawa jus orange dan beberapa cemilan dimeja,Kibum hyung dan aku nyengir,memang udah biasa sih. “makasih..”kataku. “iya,sama-sama”kata Seohyun. Lalu ia berjalan kearah Yesung hyung. “Oppa,ayo temani aku nonton keroro ya? Kan ddangkkoma juga hidup di air dan darat jadi mereka itu kembar”kata Seohyun pada Yesung hyung,masa dia mau ngajakin Yesung hyung nonton kodok jelek itu. memangnya dia doyan apa? -_-
“oke”balas Yesung,disana aku langsung melongo. Benar-benar aneh,kurasa Kibum hyung yang paling gak aneh. “apa mereka sering seperti itu hyung?”tanyaku,”iya,memang begitu! Yah,kurasa aku yang paling terlihat normal”celetuk Kibum.
“jadi kita tidak Normal???”semprot Seohyun dan Yesung,Kibum hyung hanya nyengir. “memang kenyataannya begitu kan,hyung?”tanyaku sambil terkekeh pelan. “KYU!”seru mereka berdua,”oke,peace heheh”kataku sambil mengacungkan dua jariku.
Sambil bermain PSP,mataku juga tak hentinya menatap Seohyun dan Yesung hyung,aku sampai bingung. Yesung hyung ternyata juga doyan sama kodok jelek itu,apa bagusnya sih? bagusan juga wajahku kalau ditonton, aku terus saja mendengar suara Yesung hyung dan Seohyun bernyanyi lagu kodok jelek itu. payah juga mereka!
“TIDAK!!!”teriakku,yah.. aku kalah deh. Aish,baru-barunya aku dikalahin Kibum hyung. “Kyu,aku menang lho….”ucapnya bangga. “aish,itu kan kebetulan!”semprotku kesal. Yah,bersenang-senanglah. Sebentar lagi aku yang menang hahaha.. “tanding ulang!”seruku.

[FF ONESHOT/NC-17] His Smile

Author: Mayumi
Pairing: Ryeowook x Sunny
Other Cast: Eunhyuk,Sungmin
Genre: Romance,NC-17
Length: OneShot
An: Tolong jgn hajar author yg seenak udel pake pair ini haha… hanya ingin membuat dua anak innocent ini jadi yadong *dihajar masa* ini tuh NC straight pertama author,kalo jelek sorry yah,terus kalo respon ini FF jelek author gak bakalan bikin NC straight lagi. Niatnya gak mw hot,pengen NC yang romantis dan gak terlalu smut,biar so sweet gitu *readers: dimana-mana NC itu kudu hot/ngegeplak author* Oiya,sekali lagi buat SunSun Shipper tolong jangan bantai gue XDDD
Okelah,mari kita intip *digorok*
-o0o-
Sunny tengah berdiri menunggu Sungmin -oppanya- yang akan mengambilkannya formulir untuk mendaftar diuniversitas Seoul,ia sengaja menunggu diluar. Rasanya enggan untuk kedalam dan menemui Sungmin,ia menyibakkan rambutnya yang terus terkena terpaan angin.
Tiba-tiba pandangannya terpusat kearah seorang laki-laki,Sunny hanya diam terpaku melihat Ryeowook,ia tersenyum manis kearah laki-laki itu. terlihat Ryeowook tengah bersama beberapa temannya,”kau ingin aku kenalkan padanya?”sebuah suara mengagetkan Sunny. Gadis itu menoleh kearah seorang laki-laki yang merangkap sebagai teman baik Oppanya,Lee Sungmin. “kau mengenalnya?”tanya Sunny pada Eunhyuk,”tentu saja,dia kan temanku”timpal Eunhyuk.
“jadi kau mau?”
“e-entahlah,aku tak yakin Oppa”gumam Sunny,Eunhyuk terkekeh pelan. Ia menarik tangan Sunny dan mereka berjalan kearah Ryeowook,”annyeong hyung”sapa Ryeowook dan beberapa temannya kemudian membungkuk sopan pada Eunhyuk,Eunhyuk balas membungkuk. “annyeong”sapa Ryeowook pada Sunny,”Wookie,kenalkan ini Lee Soon Kyu panggil saja Sunny,karena ia memang lebih suka dipanggil Sunny”ujar Eunhyuk yang membuat Wookie dan beberapa temannya tertawa.
Sunny hanya diam,memandangi sosok Ryeowook yang tengah tertawa. Mengagumi senyuman manisnya itu,ia bagai melayang kelangit ketujuh saat melihat senyumannya. Sunny benar-benar terhipnotis akan senyuman Ryeowook yang membuatnya seperti tak sadarkan diri. “dia.. berbeda,senyumannya..aku suka…”batin Sunny.
Merasa diperhatikan,Ryeowook tersenyum,”aku Kim Ryeowook,kau juga bisa memanggilku Wookie seperti yang lain”tutur laki-laki berambut hitam itu lembut,Sunny hanya menganggukan kepalanya dan berkata ‘iya’ kemudian tersenyum. Diam-diam,Ryeowook juga mulai tertarik dengan gadis imut dihadapannya ini.
“sebaiknya aku pergi ya”goda Eunhyuk meninggalkan Ryeowook dan Sunny,”bukankah kau adiknya Sungmin hyung?”tanya Wookie membuka topik pembicaraan. “ya,dia kakakku. Kau kenal dengannya?”tanya Sunny,kini gadis itu bagai kecanduan ingin terus mendengarkan Ryeowook berbicara dengan panjang lebar. Ia benar-benar suka dengan suara Ryeowook,
“bagaimana aku tidak kenal,dia kan seniorku diuniversitas”jelas Ryeowook,”berarti kau satu jurusan dengannya”kata Sunny sambil terkekeh pelan. “tentu saja,aku dan dia lumayan dekat. Dia sering membantuku tentang musik”balas Ryeowook. Kini,Ryeowook dan Sunny benar-benar larut dalam obrolan panjang mereka,lumayan dekat karena memiliki beberapa kecocokan. Sunny benar-benar suka sosok laki-laki dihadapannya ini,
Ia suka tatapan mata Ryeowook padanya,walaupun kini ia baru saja mengenal laki-laki dihadapannya ini. Sunny rasa ia benar-benar menyukai Ryeowook,’apa ini perasaan sesaat? Atau cinta dalam satu hari?’batinnya.
-o0o-
Keesokannya,Sunny melihat Ryeowook berkunjung kerumahnya. Sedikit kaget juga,tapi ia tau kalau Wookie kesini pasti ada perlu dengan Sungmin. bukan dengan dirinya yang jelas,“hai Sunny”sapa Ryeowook.

Jantungnya berdegup saat Ryeowook menyapanya,terlebih tersenyum padanya. ”i-iya,hai Wookie”balas Sunny sedikit tersipu. “kalian sudah kenal ya?”tanya Sungmin,”ne oppa”balas Sunny,ia duduk disamping Sungmin dan berusaha agar tidak kelihatan gugup didepan Ryeowook yang entah sejak kapan terus menatapnya.
Tapi Sunny benar-benar suka bagaimana cara laki-laki itu menatapnya,apalagi senyumannya. Sunny merasa sekelilingnya sepi walaupun terdengar suara obrolan antara Sungmin dan Ryeowook,baginya kini Ryeowook seperti sedang menatapnya. Lagi-lagi senyuman Sunny mengembang ketika Ryeowook balas menatapnya dan malah tersenyum.
Sungmin tau,Sunny menyukai Ryeowook. Terlihat dari tatapan matanya,Sungmin hanya tersenyum. “sepertinya aku harus keluar”gumam Sungmin,Ryeowook dan Sunny sama-sama menoleh kearahnya. “e-eh Oppa?”heran Sunny,ia menatap Sungmin dengan tatapan memohon. Takut kalau ia terlalu gugup didepan Ryeowook,setidaknya Sungmin bisa merileks-kan Sunny.
“bukannya kalian saling kenal? Mengobrol lah,aku ada janji dengan Sooyoung”gumam Sungmin sambil pura-pura melihat arlojinya. Sunny menoleh kearah Ryeowook yang sedang memperhatikannya,’apa dia tidak gugup sepertiku?’batin Sunny. ‘tentu saja,dia kan tidak menyukaiku!’lanjutnya dalam hati.
Hening,suasana menjadi hening. Padahal kemarin mereka mengobrol cukup panjang tanpa kecanggungan sedikitpun. “emh.. kau mau jalan denganku?”tawar Ryeowook sedikit gugup,ya.. kali ini ia gugup. Ryeowook sedikit memberanikan diri untuk mengajak Sunny,karena ia ingin lebih mengenal seorang Lee Soon Kyu dengan obrolan lebih panjang. Dan lagi pula Ia rasa Sunny adalah wanita menarik,dan ia masuk kedalam kriteria Ryeowook. Terlebih ia suka dengan wajah Sunny yang aegyo itu.
Sunny berdiri dan segera berjalan mengikuti Ryeowook,mungkin ini kencan’pikir Sunny. “emh,a-aku sebaiknya memberi tahu Oppaku dulu Wookie”kata Sunny,”biar aku saja yang mengirimnya sms”tukas Ryeowook cepat.
-o0o-
Berkali-kali Sunny memeriksa Ponselnya,ia kini tengah menunggu Sungmin menjemputnya. Sunny duduk didekat tangga. “aish,dimana dia? Kebanyakan kencan sama Sooyouung sih”gumamnya kesal. Dari pada ia kesal,Sunny mengambil Ipod miliknya dan menyenderkan kepalanya kepenyangga tangga.

Cukup lama ia terdima sambil memejamkan matanya,sampai seseorang menegurnya. “Sunny,kamu sedang apa?”Sunny melepaskan Ipod-nya dan menatap Ryeowook,”aku tengah menunggu Oppaku untuk menjemputku”balas Sunny tersenyum ramah. Ryeowook berjalan kearah tangga dan duduk disamping Sunny,Sunny speechless. Lagi-lagi ia melihat senyuman Ryeowook,ia bagai menjadi orang linglung. Sunny diam,ia terus saja menatap Wookie,begitupun Ryeowook.
Drrrrrtttttt……Drrttt….
Tiba-tiba Ponsel Sunny bergetar,pesan masuk dari Sungmin.

“Sebentar lagi oppa kesana”
Sunny mengerucutkan bibirnya,”kau ingin pulang denganku?”tawar Ryeowook,tanpa berfikir lama Sunny mengangguk. Ia segera mengetik balasa untuk Sungmin,
“Oppa,aku pulang bersama Ryeowook! Jadi lanjutkan kencanmu :p”
Lalu ia menekan tombol ‘send’. “ayo!”seru Wookie,Sunny bangkit dari duduknya dan berjalan kearah Ryeowook. Wookie tersenyum saat langkahnya bersejajaran,ia menautkan tangannya dengan jemari Sunny. Sunny merasa nyaman dengan genggaman hangat tangan Ryeowook,ia suka saat Ryeowook dekat dengannya.
“kau ada kelas hari ini?”tanya Ryeowook berbasa-basi,”i-iya,kau sendiri bagaimana?”tanya Sunny. “sama denganku”balas Ryeowook. Mereka berdua pun mulai larut kedalam obrolan panjang disepanjang jalan.
-o0o-
Hujan tengah mengguyur Seoul,Sunny berlari menuju halte bus. Ia menggosokan tangannya agar sedikit hangat. Cukup lama ia menunggu,Sunny mendengus kesal karena dari tadi hujan belum juga reda,“aish,kenapa belum reda juga?”batinnya. ia melihat arlojinya yang menujukan pukul jam 8 malam,ia paling benci kalau harus pulang sendirian. Ia menghubungi Sungmin,tapi oppa-nya tidak mengangkat telponnya. Lagi-lagi Sunny mendengus kesal.
Sekali lagi ia mencoba menelpon oppanya,”Oppa,aku sudah kebasahan disini!!!”teriak Sunny,”aish,jangan berteriak seperti itu Sunny!”balas Sungmin. “lalu kau dimana Oppa?”tanya Sunny khawatir,dihalte bus ini lumayan sepi. “aku sedang tak dirumah.. aku meintipkan kunci pada ahjummah tetangga kita,kau tunggu saja bus ya”
“A-APA?? Oppa kenapa begitu?”teriak Sunny lagi. “mianhae Sunny”
Klik,Sungmin malah memutuskan hubungan telponnya. Sunny menoleh kearah kanan dan kirinya,ia merasa risih dengan seorang laki-laki berjaket biru yang terus memperhatikannya,Sunny hanya bisa berdoa dalam hatinya supaya hujan cepat reda.
Dari arah kanan,terlihat Ryeowook yang juga stengah kebasahan berlari kesana. Ia mengernyitkan keningnya,ia melihat Sunny. “Sunny..”sapa Wookie,”Wo-wookie..”kata Sunny gugup,Ryeowook melihat Sunny dari atas ampai bawah. Pakaiannya stengah bsah,dan ia terlihat menggigil,Wookie melepaskan coatnya dan memberikannya pada Sunny. “ti-tidak usah”kata Sunny tak enak. Wookie hanya tersenyum,semburat merah mewarnai pipi Sunny.
Ryeowook menggenggam tangan dingin Sunny,mencoba memberinya kehangatan lewat sentuhan tangannya. Dada Sunny terus kembang kempis,ia malah makin gemetaran. “kau mau kerumahku?”tanya Ryeowook yang melihat bibir Sunny agak biru.
“ba-baiklah..tapi ini kan masih hujan”jawab Sunny sambil melihat keadaan yang memang hujan belum berhenti. “sini..”Ryeowook melepaskan coat yang ada ditubuh Sunny. “pakai ini sebagai payung”gumamnya. Ia menutupi kepalanya dan Sunny dengan coat itu,lalu mereka mulai berlari kerumah Ryeowook yang sedikit jauh dari sana. Tapi setidaknya mereka tidak akan mati kedinginan dari pada menunggu dihalte bus.
-o0o-
‘aish,basah’batin Sunny sambil menyibakkan rambutnya,Ryeowook merogoh sakunya dan mengambil kunci rumahnya. “ayo masuk”ajak Ryeowook,”ne”jawab Sunny. Ryeowook segera mengambil handuk dan pakaian kering untuk Sunny. Sunny hanya diam mematung,ia terpesona dengan Ryeowook. Ia suka melihat rambut basah Ryeowook,ia terlihat sexy’batin Sunny.
“ini,ganti pakaianmu dikamarku”perintah Ryeowook,Sunny mengambil pakaiannya dan pergi kekamar Wookie. ia memakai piyama putih Ryeowook yang longgar dibadannya,
“selesai”kata Sunny,Sunny memperhatikan Ryeowook yang masih belum mengganti bajunya padahal ia sendiri basah. “kau tidak mengganti bajumu?”tanya Sunny,Ryeowook malah tersenyum. Baginya Sunny terlihat lucu dengan piyama putih longgar itu,”Wookie..”panggil Sunny. “ne?”tanyanya,Sunny duduk disebelah Ryeowook dan menatapnya. “mau teh?”tawar Ryeowook,
“tidak,terimakasih. Kenapa kau tidak mengganti bajumu?”tanya Sunny,”nanti saja”tukas Ryeowook. Sunny menarik Ryeowook kekamarnya,”aku tak ingin kau sakit”kata Sunny,Ryeowook hanya tertawa kecil. Sunny mengernyitkan keningnya,bagi Wookie kini wajah Sunny sangat lucu. Ia mencubit pelan pipi Sunny,”aish aku bukan anak kecil”tukas Sunny sambil mengusap pipinya. Tiba-tiba Sunny diam,ia merasakan sekelilingnya sunyi ketika ia saling berpandangan dengan Ryeowook.
Sunny menutup matanya ketika wajah Ryeowook mendekat,hembusan nafasnya terasa hangat diwajah Sunny. Ia merasakan tangannya dan tangan Ryeowook saling bertautan,ia menggenggam erat tangan Ryeowook yang dingin itu. Ryeowook tersenyum melihat respon Sunny,ia malah beralih mencium kening Sunny,Sunny bagai melayang kelangit ketujuh dengan kecupan Ryeowook.
Ciuman Ryeowook yang membuat Sunny hangat,ia menyukai saat bibir lembut Ryeowook mengecup keningnya dan turum ke kelopak matanya secara bergatian. Terus turun kepipi chubby-nya dan berakhir dibibir. Sunny merasakan sesuatu yang basah dan lembab mengenai bibirnya,Ryeowook mengecup lembut bibir Sunny.
Ryeowook melepaskan ciumannya dan menatap dalam kedua mata Sunny,dan ia menciumnya lagi. Ryeowook melumat bibir Sunny,terus saja seperti itu. Ia tengah menunggu Sunny membalas ciumannya.
Perlahan Sunny mulai membalas ciuman Ryeowook,Wookie menyusupkan tangannya kedalam rambut Sunny dan memperdalam ciuman mereka. Sesekali ia menghisap bibir bawah Sunny,Ryeowook meminta Sunny untuk membuka mulutnya. Dan gadis itu pun membukanya,dengan perlahan benda tak bertulang itu masuk kedalam mulut Sunny. Saling bertautan satu sama lain,mengecap rasa manis diantaranya.
“sshh…ahhh..”
Suara desahan Sunny mulai terdengar ketika Ryeowook tak sengaja menggigit lidahnya. Ryeowook melepaskan ciumannya lagi karena Sunny mulai kehabisan nafas. Mereka berdua sama-sama menghirup oksigen untuk mengisi paru-paru mereka,
Ryeowook mengelap bibir Sunny yang memerah dengan jempolnya,”merah sekali ya”goda Ryeowook,Sunny hanya tersenyum kecil. Ia kembali mendekatkan wajahnya dan mencium bibir Sunny lagi,Sunny mengalungkan tangannya keleher Ryeowook. Kini dengan sedikit dorongan lembut ia menjatuhkan Sunny diranjangnya.
Ryeowook menindihnya dan menempatkan kedua tangannya disisi kepala Sunny. Ia menatap wajah Sunny yang memerah,terutama ia menatap matanya coklat kehitamannya. Ia ingin membuat gadis itu benar-benar larut dalam cintanya dan setiap permainannya. Ryeowook tersenyum dan entah untuk keberapa kali benar-benar membuat Sunny terhipnotis.
Ia mengulangi kecupannya dikening,turun kekedua kelopak mata Sunny,pipinya dan berakhir dibibir lagi. Kini,Sunny mulai merespon setiap permainan Ryeowook. Tangan Sunny mengelus pipi Ryeowook dan tangan satunya lagi mulai membuka kemeja stengah basah Wookie.
Kecupan Ryeowook turun keleher Sunny,menghisapnya pelan dan menghirup aromanya. Sunny merasakan rambut basah Ryeowook mengenai lehernya,membuatnya sedikit menggigil geli karena terasa dingin. Dengan gerakan lembut Ryeowook membuka kancing piyama Sunny,dan melepaskannya. Ryeowook tersenyum simpul,ia mengecup bahu Sunny,dan menjalar kedadanya. “ahhh..mhhh…”lenguh Sunny. Ryeowook benar-benar berhati-hati menyentuh setiap inci tubuh Sunny,ia ingin permainannya lebih berkesan halus meskipun ini yang pertama kalinya bagi Ryeowook.
Tangannya sedikit mengangkat tubuh Sunny dan ia mulai melepaskan sesuatu yang menghalangi dada Sunny dan semua yang masih menempel ditubuh gadis itu. Terakhir,Ryeowook melepaskan semua pakaiannya juga. Ryeowook mendekatkan tubuhnya pada Sunny,membiarkan kulitnya berbaur dengan kulit Sunny. Saling berbagi kehangatan diudara yang cukup dingin,ia menggesekkan hidungnya kesetiap bagian kulit Sunny,merasakan aroma tubuh gadis itu.
“nggh..ahhh…mmhh”desah Sunny,ia merasakan gerakan lembut tangan Ryeowook didadanya. Lebih tepatnya meremasnya secara perlahan pada dadanya yang tengah mengeras. “aahhh..mmhh..”
”saranghae..”ucap Ryeowook lalu mengecup dada Sunny,Ryeowook meraba-raba daerah sensitif Sunny,membuatnya mengeluarkan desahannya.
“ahhh…sshhhh..”Sunny menggeliat dibawah tubuh Ryeowook,sementara Ryeowook terus membuat Sunny mendesah karenanya,tak jarang ia memperhatikan wajah Sunny yang menurutnya terlihat sexy. Sunny menggigit bibirnya agar tidak terlalu mengeluarkan desahannya. lagi-lagi Wookie tersenyum,ia kembali mengecup bibir Sunny.
“saranghae Sunny..”bisik Ryeowook,Sunny yang masih memejamkan matanya hanya tersenyum mendengar bisikan itu. “ngh..Ryeo..wook..ahh..na..do..ahhh..sa..rang..haeyo..mhh”desah Sunny,ia merasakan sesuatu berada didaerah sensitifnya. “ahh..”ringisnya,“tenanglah..”bisik Ryeowook,ia menyeka keringat Sunny yang mengalir dipelipisnya.
Sunny mengangguk walau sebenarnya ia merasakan sakit dibagian bawahnya,tapi entah kenapa tubuhnya malah meminta lebih dari setiap sentuhan Ryeowook. “lakukanlah..”bisik Sunny,Ryeowook menganggukan kepalanya karena ia mengerti dengan permintaan Sunny. Kali ini desahan Ryeowook yang terdengar oleh Sunny,Sunny merasakan sesuatu yang sedikit besar dan keras didalam tubuhnya. Sunny membelai punggung Ryeowook pertanda ia menikmati setiap yang Ryeowook lakukan padanya,dan ia mengalungkan tangan satunya lagi.
“aahh..mhh..Woo-wookie..aahh”desahh Sunny,ia tidak bisa menahan apa yang ia rasakan sekarang. Sesuatu yang membuatnya melayang,dan membuat Sunny meracau tidak jelas.
“Saranghaeyo…ahh…sunny..mmhh..”bisiknya lagi. Cukup lama mereka seperti itu,Sunny semakin meracau agar Ryeowook memberikan’permainan’ lebih padanya. Ryeowook terus memaju mundurkan miliknya,dan lagi-lagi Sunny mendesah dibuatnya. “mhh…ahh..a-aku…a-akn..kel-luar..mhh…”racau Sunny. “kita..mh..ke..luar..be..ahh..sa..ma..”bisik Ryeowook ditengah desahannya.
Ia menautkan kembali bibirnya dengan bibir Sunny,entah untuk yang keberapa kali ia mengecupnya. Wookie tidak ingin terlalu banyak meninggalkan banyak tanda dileher Sunny,jadi ia hanya mencium dada dan bibirnya –mungkin-.
“aahh..hhh..”desah Ryeowook,ia semakin mempercepat gerakannya. Dan sebentar lagi Sunny dan Ryeowook akan mencapai klimaksnya. “ahh..mmmmh……”dan mereka berdua menyemprotkan cairannya didalam tubuh Sunny,Ryeowook dan Sunny rupanya telah orgasme.
Rasanya tubuh Sunny benar-benar lemas setelah melepas cairan itu,“saranghae”bisik Ryeowook lagi,kemudian Ryeowook mengeluarkan miliknya dari tubuh Sunny. ia meraih selimut dan Ryeowook mendekap tubuh Sunny kemudian mengecup keningnya. “gomawo.. jagiya”bisiknya lagi. Sunny hanya mengangguk-anggukan kepalanya.
-o0o-
Sunny terbangun dari tidurnya,ia melihat kearah jam dinding dikamar Ryeowook,jam 4 pagi. Wajahnya memerah mengingat kejadian semalam,ia dan Ryeowook melakukaan ‘itu’. malam dimana ia telah membiarkan Ryeowook memilikinya seutuhnya. Ia menatap wajah Ryeowook ketika tidur,Sunny benar-benar suka setiap sentuhan yang diberikan Ryeowook padanya. Lebih berkesan lembut,dan membuatnya melayang. Kini ia yakin,kalau Ryeowook adalah miliknya seutuhnya. Sunny mengecup kening Ryeowook lalu tersenyum.
“saranghaeyo..”

[FF ONESHOT/SONGFIC] If You’re Not The One


Author: Mayumi
Pairing: Yoonbum
Slight: SeoKyu,Henry,Yuri
Genre: Romance,Friendship
Theme Song: Daniel Beddingfiel – If You’re not the one
An: holla…. saia rajin update yak??? *sapa yang nanya?* yang merasa request pair ini angkat tangan hahah xD. Ini Fic YoonBum pertama-ku hahahaha xD kalau gak suka silahkan timpuk saia pake coklat #ngarep. ini sungguh 100% karangan saia aseli,pas ngetik ni ff jadi malu sendiri hahaha V(-////-)a Lol
Warning: Gaje,Alur kecepetan,kisah pasaran,OOC,Typos,susah dimengerti xD,judul melenceng sana-sini,author gaje mampus (?)
Summary: ketika Kibum bukanlah satu-satunya,tapi Yoona semakin susah untuk melupakan perasaannya terhadap Kibum. Apa yang terjadi selanjutnya? –i’m really suck at summary xD- oke,check this out yo…!
.
If you’re not the one
Then why does my soul feel glad today?
If you’re not the one
The why does my hand fit yours this way?
.
Berulang kali gadis itu atau tepatnya Im Yoona menggumamkan nama seorang ‘Kim Kibum’ –pujaan hatinya kini-. Entah untuk yang keberapa kali,dia hanya tersenyum dan mengintipnya dari balik tembok.
“kya!!”ia segera bersembunyi didinding ketika Kibum menyadari seseorang yang tengah mengintipnya. Jantungnya berdegup kencang,berharap pada tuhan agar yang ia perhatikan sama sekali tidak mengetahuinya.
“huft!”dia menghela nafas lega,ia kembali mencuri pandang seorang Kim Kibum yang tengah duduk bersama pacarnya. Baiklah,ini memang salah,mencintai pacar orang! Ah,Yoona kadang tak perduli yang penting ia benar-benar tidak mengenal gadis itu padahal ia teman sekelasnya. entah kenapa senyumannya terus saja mengembang padahal normalnya ketika seorang gadis melihat laki-laki yang dicintainya mempunyai pacar ia akan terluka.
Tapi tidak untuknya,bahkan ia sudah lupa rasa sakit karena mencintai pacar orang itu seperti apa. “dia mau kemana??”tanya Yoona pada dirinya sendiri,dilihatnya Kibum dan sang wanita atau pacarnya -Yuri- yang pergi meninggalkan taman itu.
Ia memutar bola matanya dan menatap foto Kibum yang ia simpan dihandphonenya,bahkan menjadikannya walpapernya. “saranghae.. saranghae..saranghae”gumamnya –lagi-lagi- sambil tersenyum. “ah gawat! Sepertinya aku harus segera kekelas”!!gumamnya.
Dengan langkah kecil,gadis itu berjalan menuju kelasnya. Tepat dimana ia bertemu lagi dengan seorang Kim Kibum yang memang notabene-nya satu kelas. Dengan bebas ia dapat memandangi Kibum,walau Seohyun –teman sebangkunya- berkali-kali mengingatkannya agar ia tak mendapat teguran dari guru.
.
If you’re not mine
Then why does your heart return my call
If you’re not mine
would i have the strength to stand at all?
.
“Im Yoona”seruan itu,yah.. suara yang paling ia tunggu dari seseorang,Kim Kibum. Kini semburat merah mewarnai pipinya ketika ia tau tau Kibum memanggilnya dengan senyumannya itu,ya kini Kibum tersenyum padanya.
”sepertinya ini milikmu?”tanya Kibum,tangannya merogoh saku celananya dan mengeluarkan sebuah gelang dengan simpul nama YoonBum. “huh?”Yoona membulatkan matanya,kini ia benar-benar malu,pasalnya gelang itu ia buat dari singkatan nama ‘Yoona – Kibum’ yang mana mungkin Kibum ketahui. “iya,gelang ini milikmu? Itu terlihat sangat bagus. Pasti pacarmu yang memberikannya,iya kan?”tanya Kibum.
Sejujurnya,Yoona terlalu gugup untuk berbicara dengan Kibum –walau setiap hari mereka bertemu dan saling sapa-. Bahkan kini ia merutuki dirinya sendiri yang terlihat seperti orang idiot yang hanya memandang Kibum dengan tatapan ‘terpesona’,’oh,ayolah Im Yoona! Bicaralah,kau membuat dirimu tampak bodoh!’rutuk Yoona dalam hati. Kibum mengernyitkan dahinya lalu ia tersenyum –lagi- pada gadis dihadapannya ini.
Yoona hanya memberinya sebuah anggukan kecil tanpa mengambilnya,seakan kini ia seperti bisu atau terlampau gugup? Entahlah. Kibum meraih tangan Yoona dan memberikan gelang itu kepada sang empunya. “go-gomawo..”ucapnya pelan dengan wajah tertunduk,wajahnya kini semerah tomat.
“baiklah,aku duluan! Sampai jumpa Im Yoona!”kata Kibum sambil menepuk pundak Yoona pelan,gadis itu kemudian mulai berani mendonggakan kepalanya dan menatap punggung Kibum yang berjalan sendiri menjauh. Eh? Baiklah,kini bukan Kibum sendiri. Tapi dengan Kwon Yuri disampingnya. Mendadak Yoona merasakan tubuhnya seperti lemas ketika tangan Kibum bertautan dengan jemari-jemari Yuri.
Tapi entahlah,seulas senyuman menghias wajahnya. Ternyata Kibum menoleh kebelakang dan tersenyum untuk Yoona. Sementara Yoona terus mengatur debaran jantungnnya yang tak karuan sambil terus bergumam tak jelas.
“kenapa Yoona?”tanya Seohyun heran melihat perubahan sikap sahabatnya ini,”aku sedang bahagia”jawab Yoona. Disamping Yoona ada Kyuhyun yang cuek-cuek saja dengan PSP-nya. “Yoong,aku pulang bersama Kyu Oppa ya”pamit Seohyun,ia kemudian memanggil-manggil Kyuhyun yang tidak menyaut. Mungkin tertular Siwon kah? *xD* Ah,lebih tepatnya terlalu fokus pada PSP-nya itu.
“ya,Cho Kyuhyun! Perhatikanlah pacarmu! Cih,aku sampai bingung sebenarnya pacarmu itu PSP atau Seohyun sih!”bentak Yoona,Kyuhyun mendonggak sebal dan heran –sebelumnya Yoona jarang membentaknya- “aish! Kau berisik sekali,tentu pacarku manusia!”ketus Kyuhyun. “sudahlah,kami pergi ya annyeong”pamit Seohyun kemudian pergi dengan Kyuhyun.
.
I never know what the future brings
But i know you’re here with me now
We’ll make it through
And i hope your are the one
I share my life with
.
Yoona terus berucap syukur dalam hatinya,berapa kali pula ia bergumam ‘gomawo’dalam hatinya kepada tuhan. “ada yang salah Im Yoona?”seorang laki-laki membuyarkan konsentrasi Yoona yang sedang mengucapkan terimakasih kepada tuhan,”tidak,eumh… panggil saja aku Yoona,jangan dengan Im”kata Yoona gugup,sebenarnya ia terlampau senang ketika Kibum menyebut namanya saja. Dan yang lebih bagusnya kini ia duduk bersama Kibum sebagai satu kelompok belajar,”Big thanks to mrs Hyuna”batin Yoona.
”bisa kita mulai?”tanya Kibum yang merasa terus diperhatikan.
“te-tentu”jawabnya gugup,kali ini ia telah berusaha mengontrol dirinya agar tidak terlihat ‘idiot’ lagi didepan Kibum. Yah,dengan berlatih didepan kaca setiap hari,lumayan mengurangi kecanggungannya kan?
“coba tolong cari keterangan tentang negara ini”Kata Kibum memberikan sebuah buku pada Yoona,”tentu”balasnya. Kini mereka berdua tengah mengerjakan tugas IPS,sedikit kecewa bagi Kwon Yuri. Tapi sebuah kebahagiaan bagi seorang Im Yoona yang dapat satu kelompok dengan Kibum.
Entah berapa lama Yoona memandang seorang Kim Kibum yang kini jaraknya benar-benar dekat tanpa harus ia bersembunyi dibalik tembok. Senyuman Kibum merekah ketika ia sadar Yoona yang memperhatikannya,”sebegitu sukakah kau denganku?”goda Kibum. Perkataan Kibum dengan sukses membuat semburat merah dipipinya makin jelas,”o-oh,,tidak! Aku hanya tidak mengerti maksud ini..”Yoona menunjuk asal,Kibum mengernyitkan keningnya. ‘oh Im Yoona,dasar kau bego! Anak SD pun tau itu apa’batinnya.
“baiklah,ini hanya lambang bendera saja Im ah maksudku Yoona”jelas Kibum. Sungguh,rasanya Yoona ingin membenturkan kepalanya didinding. Secara tak langsung ia membuat dirinya 100% terlihat bodoh didepan sijenius Kim Kibum. Apakah efek jatuh cinta separah ini?
.
I don’t wanna run away
But i can’t take it
I don’t understand
If i’m not made for you
Then why does my heart tell me that i am?
Is there any way that i can stay in your arms?
.
Otaknya kini tengah berfikir keras,apa yang membuat seorang Kwon Yuri seberuntung itu mendapatkan Kim Kibum?? Berulang kali Yoona berfikir,ia juga tak kalah cantik dibanding dengan Kwon Yuri itu.
“mungkin dia seksi!”pekik Yoona,”betulkan Seo?”Seohyun menoleh dan terkekeh. “ah,tidak mungkin Yoona!”tukas Seohyun. “yah,kau tau kan selama ini Kwon Yuri itu memang terlihat seksi dan aku membencinya!”ucap Yoona sambil menendang sebuah kaleng.
“pikiranmu payah sekali Yoong!“kata Seohyun dengan nada mengejek dan tersenyum ‘evil’,”yah,kau bahkan mulai tertular pacar evil-mu itu!”seru Yoona,Seohyun hanya tersenyum. “kau iri ‘padanya’?”
“tidak,aku hanya kesal! Kalaupun aku ingin menjadi seksi aku tinggal memakai dress mini dan memperlihatkan tengkukku yang menurut laki-laki itu seksi”balas Yoona,”o-oh,*sweetdrop* begitu!aku duluan Yoon“Seohyun melambaikan tangannya pada Yoona dan masuk kedalam rumahnya. Ia dan Seohyun memang baru pulang dari les biolanya. Seperti biasa,ia melewati sebuah taman yang memang selalu ia lewati ketika pulang kerumahnya.
“oh Shit!”umpatnya,baru saja ia membicarakan Kwon Yuri. Ia sudah melihat Kibum dan Yuri dengan posisi yang membuatnya panas walaupun bukanlah dalam posisi berciuman. Inilah yang paling Yoona benci,ketika Kibum memberikan tatapan lembutnya pada Yuri,memperlakukannya dengan lembut,dan mengatakan ‘saranghae‘ untuk Yuri. Percuma walaupun ia marah,toh Kibum bukan miliknya? Memang siapa dia?. Yoona sebisa mungkin menahan amarahnya,entahlah. Kini kakinya bagai tak bisa bergerak,’ya,teruslah begitu! Aku membencimu Kwon Yuri!’batin Yoona bersungut-sungut. Kini cinta seakan membuatnya menjadi sosok gadis yang egois.
Ia merasa dadanya makin sesak ketika Kibum memakaikan Yuri sebuah kalung,entahlah. Kini ia tak sanggup melihatnya dan berlari sekencang mungkin.
.
If i don’t need you
Then why am i crying on my bed?
If i don’t need you
Then why does your name resound in my head?
.
Tetesan air matanya membasahi pipinya,hidung dan matanya memerah. Dia menjadikan Bunny pink-nya sebagai pelampiasan amarahnya,
“setidaknya mereka tidak begitu didepanku! Kenapa aku harus melihatnya??? KIBUM!!!!!!!!”
“noona,kau terlihat bodoh menangisi seorang laki-laki!!”gumam Henry dengan nada ‘mengejek’ sambil menyandarkan tubuhnya dipintu kamar Yoona yang terbuka lebar. “diam kau mochi,anak kecil jangan ikut campur!”bentak Yoona. “terserah! Asal kau tidak berisik lagi! Besok aku ada test”balas Henry yang memang tak bisa menenangkan Yoona.
Yah,ia terus saja menangis sambil memukul-mukul Bunny-nya diatas tempat tidurnya,”salah sendiri mencintai pacar orang HUAAAAAAA……….”tangisnya kencang. “NOONA!! BERISIK,BESOK AKU ADA ULANGAN!!!”teriak Henry mulai risih kalau Yoona sudah begini.
“KAU YANG BERISIK MOCHI! ANAK KECIL TI-”
“apa? Tidak boleh ikut campur?”kesal Henry,”berhenti memikirkan Kim Kibum-mu itu noona,tangisanmu membuat telingaku sakit tau! Dan taukah kau? Kau menyiksa dirimu sendiri dengan cintamu itu!”kata Henry. Yoona mengerucutkan bibirnya,’huh,adik macam apa kau?’batinnya.
.
If you’re not for me
Then why does this distance maim my life?
.
Kadang gadis ini berfikir,hidupnya jauh dari kata sempurna. Berapa kali cintanya gagal hanya karena wanita lain,atau pun sekedar sesuatu hal yang benar-benar tak bisa ia capai. Seperti mempunyai kelebihan seperti wanita yang dulu pernah disukai laki-laki yang ia suka. Tak jarang juga Yoona berfikir,kalau pada dirinya hanyalah menumpuk sebuah kekurangan.
“baiklah,hwaiting Yoona!”batinnya menyemangati dirinya. Ia berjalan kearah gerbang sekolah yang masih terlihat ah salah memang masih SEPI,sepertinya ia kepagian. Yoona menendang kerikil kecil itu,pandangannya ia alihkan kesegala penjuru tempat. Tapi nihil,orang-orang sepagi ini belum datang kesekolah.
“hah,mana ada orang dungu jam segini datang kesekolah?”dengusnya,jam masih menunjukan pukul 06.15 am. Kenapa Yoona datang sepagi ini? Biasanya ia selalu datang pas disaat bel berbunyi. Tidak terlalu terlambat dan terlalu on time juga tidak.
“ck,menyebalkan!”gumamnya dan –lagi-lagi- mendendang kerikil. Ia tak mengerti dengan jalan pikirannya sekarang,mungkin udara pagi bisa melupakan kejadian semalam yang menurutnya amat memuakan itu.
Hampir 10 menit Yoona diam dan hanya berdiri saja seperti seorang gadis yang baru diputuskan pacarnya,lama-lama ia mulai kesal kenapa dirinya mendadak menjadi orang dungu seperti ini. Ia bergegas menuju kekalsnya,baru saja ia melangkahkan kakinya kekelas,ia sudah mulai bete,‘hah,Kwon Yuri lagi!!’rutuk Yoona kesal,yah sepagi ini ia harus melihat pemandangan menjijikan untuknya. Eh tapi,kenapa dia bersama….
.
NICKHUN?!
.
“biarkan saja,sesuka hati wanita itu lah! Peduli apa aku?’rutuk Yoona,ia duduk dibangkunya dan terus-terusan menatap tajam seorang Kwon Yuri. ‘menyebalkan,menyebalkan,mati kau Kwon Yuri!!!’rutuk Yoona sambil meremas roknya.
Tak lama datang Kibum dengan wajah,murung?! Hey,ada apa ini’batin Yoona bingung. Seingatnya semalam Yuri dan Kibum tengah berkencan dan yah ekspresi mereka berdua –kecuali Yuri- saat ini berbeda dengan yang semalam. “Seo..”bisik Yoona langsung menarik Seohyun yang baru datang dan duduk.
“apa yang terjadi?”tanyanya,Seohyun yang memang tak tau apa-apa menggeleng. “kenapa pula si ratu seksi itu dengan Nickhun sunbae?”tanya Yoona. “aku tidak terlalu ingin tau urusan orang lain Yoong,biarkan saja”gumam Seohyun menatap lembut sahabatnya itu. “tentu saja ada urusannya,aku menyukai Kibum-ku,kan gak asik kalau gak liat dia senyum gara-gara wanita menyebalkan itu!”seru Yoona pelan,takut ada yang mendengar ucapannya selain Seohyun.
“iya terserah kamu!”Yoona diam,sejenak ia berfikir. Kenapa ia bisa sesuka itu dengan orang yang bernama Kim Kibum? Memang Kibum bukan satu-satunya yang membuatnya jatuh cinta,tapi dia tak ingin melepaskan Kibum. Mungkin bisa dibilang cinta Yoona sudah permanen pada seorang Kim Kibum. Selalu ada pengecualian ketika ia ingin melupakan Kibum,selalu ada alasan yang kuat untuknya bertahan dengan perasaannya untuk seorang Kim Kibum. Dan ketika ia benar-benar ingin melupakan Kibum,rasa cintanya semakin kuat. Apa selamanya cintaku tidak akan berbalas?’batin Yoona.
.
Cause I miss you
Body,and soul so strong that it takes my breath away
And pray for the strength to stand today
.
“HWAPAAAAA????!!!”teriak Yoona,”Yo-yoon *Sweetdrop*habiskan dulu makanan mu”kata Seohyun,Kyuhyun menelan ludanya lalu menatap Seohyun dengan tatapan –gak-salah-kamu-punya-teman-?-. dan sepertinya Yoona juga menyadari tatapan Kyuhyun,”kenapa? Hah?”tanyanya jutek.
“kalo begini aku mendukung mu Yoon! Iya kan Oppa?”tanya Seohyun,”hn? Sesukamu lah”jawab Kyuhyun cuek kearah PSP-nya. Yoona diam,mulai menyusun rencananya,seringaian ala Kyuhyun tak luput dari wajahnya. Iya tak menyangka Kibum putus dengan Yuri? Sungguh,keajaiban apa yang telah menimpanya? Dewi fortuna benar-benar memihak padanya kali ini.
‘Yeah,ini kesempatanmu Im Yoona,memang seharusnya diperjuangkan!!’batin Yoona mengepalkan tangannya. “hoi Kyuhyun,apa setiap laki-laki memang menyukai wanita seksi apa?“tanya Yoona,Seohyun yang tengah minum mendadak tersendak,Kyuhyun kaget dan hampir kehilangan skor yang telah ia kumpulkan berminggu-minggu.
“apa??”
“apa setiap laki-laki memang menyukai wanita seksi hah?”ulang Yoona,Kyuhyun menyeringai sambil menggaruk dagunya yang tidak gatal. “eh,mungkin! Kalau aku sih iya”jawabnya dan sukses mendapat jitakan dari Seohyun. “oh,jadi begitu ya?”tanya Seohyun dingin. “e-eh.. ti-tidakk kok hehe”Kyuhyun tertawa garing. Ah,pokoknya Yoona sudah masa bodo dengan pertengkaran kecil sepasang kekasih dihadapannya ini.
“boleh aku duduk?”suara seorang laki-laki tepatnya Kibum mengagetkan Yoona dan menghentikan perdebatan kecil Seohyun dan Kyuhyun.
“te-tentu”jawab Yoona,entah kenapa setiap ia dekat dengan Kibum semburat merah selalu menghiasi pipinya dan sialnya itu terlihat jelas.
“wah,Yoon! Fantastis sekali ya! kalo begitu, Kibum,Yoong aku dan Seo pamit ya”Kyuhyun membuat seringaian kecil dan langsung menyeret Seohyun begitu saja. ‘a-apa??? Apa-apan sih si setan!’gumam Yoona,ia terus menyembunyikan wajahnya yang sudah semerah tomat. Tuhan,selamatkan aku! Semoga aku tidak pingsan’batin Yoona,ia menggenggam tangannya yang bergetar.
Merasa ada yang aneh Kibum terus memperhatikan Yoona,”kau kenapa Im Yoona?”yah,lagi-lagi Kibum selalu memanggil nama lengkapnya. Mungkin sudah menjadi kebiasaan,”to-tolong,jangan panggil namaku dengan lengkap,pa-panggil saja Yoona”tukas Yoona dengan suara kecilnya. Kibum terkekeh pelan,
“tidak ah,Yoong saja sepertinya bagus”
Deg!
Rasanya kini Yoona tengah berbaring diatas padang bunga yang wangi,ya.. hatinya kini berteriak senang,jantungnya berpacu cepat ‘Yoong itu kan nama panggilanku dari Seohyun,bagaimana dia bisa tau?’batin Yoona ‘ya tentu saja tadi si setan memanggilku Yoong’batin Yoona menjawab pertanyaannya sendiri.
“i-iya,terserah kau Kibummie”jawab Yoona,’eh?’Yoona segera menutup mulutnya. ‘sekali lagi kau terlihat idiot didepannya Im Yoona!!!’rutuknya. ”huh? Ki-Kibummie?”heran Kibum,yah.. dia baru mendengar Yoona memanggilnya seperti itu. Yuri pun –selaku mantan- pacarnya Kibum jarang atau malah tidak pernah memanggilnya dengan nama ‘Kibummie’.
“wah,aku suka nama itu! kau boleh memanggilku Kibummie kok”kata Kibum tersenyum,wajah Yoona semakin merah. “wajahmu merah Yoong”ucap Kibum yang berusaha melihat wajah Yoona yang sejak dari tadi mereka bicara Yoona tidak memperlihatkan wajahnya. Yah tentu saja dia terlampau malu dan gugup!
.
Cause i love you
Whether it’s wrong or right
.

Kau tau? Ketika orang yang kita sukai mulai membalas cinta kita. Kita bagaikan dipenuhi bunga-bunga. Begitu juga yang dirasakan Yoona,sekarang dia mulai berubah fikiran tentang hidupnya yang menyedihkan itu. dia,Im Yoona. Merasa dia adalah wanita paling beruntung,ia merasa Kibum juga menyukainya. Ataukah hanya perasaannya saja?
“ah,masa bodolah!”dia menjawab pertanyaannya sendiri yang terus bergulir dibenaknya. Entahlah,pagi ini senyumannya terus mengembang ketika dia melihat Kibum yang baru datang. Semburat merah telah mewarnai pipinya,yah memang tidaka aneh lagi. Yoona memang selalu begitu,Kibum terlihat melambaikan tangannya kearah Yoona.
Yoona tidak tau,apakah Kibum menyapanya atau tidak. Dia hanya memberinya senyuman,”Yuri!”sapa Kibum,Yoona diam sejenak. Ia pikir Kibum akan menyapanya,sekarang Yoona menundukan kepalanya,sakit,dan juga malu mungkin.
Gadis itu dapat melihat siluet Kibum yang menghampiri Yuri dari sudut matanya,entah apa yang mereka bicarakan. Terlihat seperti serius,”Yoona,kau sedang apa sih? Kenapa mukamu begitu?”tanya Seohyun mengelus rambut Yoona. Jemarinya dengan gesit menghapus air mata yang hampir jatuh dipipinya dan seperti biasa mengukir senyuman yang menurutnya itu adalah senyuman terpayahnya.
“ah,aku tau kenapa kau begini!”kata Seohyun,”Yuri kan?”tanya Seohyun seakan tau pikiran Yoona,gadis itu mengangguk pertanda iya. “bukankan,mereka baru putus?”tanya Yoona,”kudengar begitu,tapi aku tidak tau!”gumam Seohyun.
.
And though i can’t be with you tonight
You know my heart is by your side
.

“Im Yoona”sapa Kibum,Yoona mendonggakan kepalanya. Menatap laki-laki yang tengah bediri didepannya,”n-ne?”balasnya sambil menunduk. “kau kenapa? Apa aku ada salah padamu?”tanya Kibum. Jujur,dalam hati Yoona berteriak senang. Menurutnya sikap Kibum ini perhatian padanya,’tidak Kibum,kau tidak salah apapun,yang salah itu hanya Kwon yuri. Yah,wanita itu’batinnya.
“ehm,kudengar kau dan Yuri..emh.. yah..”Yoona berbasa-basi,tapi sepertinya otak jenius Kibum dapat mengerti apa maksud Yoona yang bertele-tele itu. “putus? Iya”jawab Kibum enteng. Yoona masih menunduk,sekarang ekspresi wajahnya lebih terlihat seperti orang yang habis mendapatkan lotre 1 milyar won.
“sudahlah,kumohon jangan balas itu”kata Kibum mencoba tersenyum. “Yoona,ah.. ternyata kau sedang bersama Kibum”Seohyun dan Kyuhyun menghampiri mereka berdua. “aku pulang bersamanya”kata Kibum,Yoona membulatkan matanya. “pulang bareng? Apa aku tidak mimpi?”ia mencubit pahanya. “aw!”ringisnya,”kenapa?”Yoona menggeleng.
“sudahlah jagiya,ngapain ganggu orang yang mau kencan! Ayo kita kencan”celetuk Kyuhyun cuek dan langsung menarik Seohyun. Ucapan Kyuhyun kini membuat jantung kedua orang dihadapannya mendadak berdetak kencang,Kibum menatap Yoona yang dari tadi menundukan wajahnya,sedikit heran juga melihat gadis dihadapannya yang sering menundukan kepalanya ketika mereka mengobrol. “ayo pulang!”ajak Kibum,mereka berdua mulai berjalan bersama.
-0-
Seminggu dekat dengan Kibum rupanya masih belum menghilangkan gugup mendadak ketika mengobrol dengan Kibum,yah.. beda lagi kalau sms-an. Ia lebih lancar berbicara,meskipun sedikit seruan riang Yoona yang kadang mendapat cibiran Henry.
“OMONA!!”
“KYAA!!”
“Noona!! Baka!! Berisik kau!”teriak Henry dari arah kamarnya,”kau DOBE MOCHI!”balas Yoona,”RUSA TEME!”balas Henry lagi.
“sudahlah,kau menggangguku saja”balas Yoona,”kau yang mengangguku,dengan teriakan mu itu! nanti ulanganku jelek,aku kan tidak bisa mengajak Sunny kencan kalau nilaiku turun! Mana sekarang ulangan Matematika lagi!”balas Henry.
“halah kau anak kecil pacaran,Mochi kau dibawah umur! Mana boleh pacaran!”cemooh Yoona,”Noona BAKA! Sesukaku lah!”balas Henry,”Mochi,anak dibawah umur tidak boleh bicara kasar!”seru Yoona,Henry pun menyerah. Percuma saja berdebat dengan Yoona,ia pasti akan kalah,
‘Do not distrub your noona when she’s falling in love’itulah pedoman Henry.
-0-
“Im Yoona!”
Masih saja Kibum sering memanggilnya dengan Im Yoona. Dan lagi-lagi ia gugup. ‘tuhan!!!!’batin Yoona menjerit. Kibum tengah memamerkan deretan gigi putihnya. “ayo bareng!”ucap Kibum,deg!deg!deg!deg!deg!deg!’kurang lebih begitulah kini jantung Yoona yang berpacu cepat. ‘ayo Im Yoona,kamu pasti bisa. Hanya berkata iya,aku mau’batin Yoona.
Aneh,saat ini ia bagai bisu. Kemana pita suaranya yang besar yang sering ia pakai untuk meneriaki Henry –adiknya-?. Kibum mengernyitkan kenignya,ia –lagi-lagi- tersenyum dan meraih tangan Yoona.
“annyeong”sapa Seohyun pada Yoona dan Kibum,”iya annyeong”balas Kibum,Yoona tak menyahut. Gadis itu kini tengah terdiam dengan kondisi wajah memerah,pita suara hilang entah kemana dan tangan yang bertautan dengan seorang Kim Kibum. Baiklah,kali ini idiotku keterlaluan!’batin Yoona.
“wah,udah jadian ya?”celetuk Kyuhyun yang mengantarkan buku milik Seohyun yang tertinggal dikelasnya. Secara refleks tangan Yoona dan Kibum mulai diberi jarak satu sama lain,dengan keadaan wajah yang mengenaskan. MERAH!
Kyuhyun menyeringai,”yah,kalau saling suka tak usah seperti itu!”cerocos Kyuhyun,”ayo pergi Seo!”dengan seenaknya Kyuhyun menarik Seohyun keluar,entah mau apa. Mungkin sarapan bareng seperti rutinitasnya.
“a-aku kebangkuku dulu ya..”ucap Kibum gugup,Yoona rasanya ingin membenturkan kepala Kyuhyun sekaligus berterima kasih padanya. Yah,perubahan sikap Kibum cukup membuatnya tau bahwa ada rasa ketertarikan laki-laki yang bernama Kim Kibum itu kepadanya.
“Indahnya dunia…”gumam Yoona tersenyum. Ia menaruh tasnya dan segera melesat mencari mahkluk yang bernama Kyuhyun dan Seohyun yang bagai perangko dan surat,lengket terus.
“SETAN!!!”teriak Yoona yang langsung menepuk pundak Kyuhyun,”uhuk!!!”Kyuhyun batuk-batuk tersendak sarapan paginya,dan PSP ditangannya pun menampakan layar dengan tulisan ‘game over’. Seohyun kelabakan melihat pacarnya yang tengah tersendak itu. “yah,kau ingin membunuhku? Oh starcraft-ku!! Tidakkkkkk…….”teriakan Kyuhyun menggema dikantin.
Yoona nyengir,”e-eh… Seo,pacarmu tidak apa-apakan?”tanya Yoona hati-hati,mana tau Kyuhyun langsung menghadiahiya ‘Devil present’ yang sering Kyuhyun berikan pada Hyung-nya. “Oppa kau tidak apa-apa?”tanya Seohyun,kini raut wajah Kyuhyun sudah seperti Zombie kolaborasi dengan wajah tukang jagal yang siap membunuh Yoona dengan sekali tebas.
“seperinya aku harus pergi! Da-dadah..”Yoona langsung pergi,entah apa yang akan dilakukan Seohyun untuk menenangkan amarah EvilKyu-nya itu.
-0-
Bel tanda masuk berbunyi,beruntunglah bagi Yoona yang tidak kena amukan Kyuhyun si ‘raja setan’,entah apa yang Seohyun lakukan untuk menenangkannya. Tapi yang jelas Kyuhyun kembali jinak.
“huft,membosankan! Pelajaran Mrs Sunye”rutuk Yoona yang bakalan tau kondisi kelasnya ketika guru wanita yang satu itu masuk kedalam kelasnya,semua penghuni kelas pasti tertidur dengan dokumentasinya.
Dan benar saja,kini hampir semua penghuni kelas –kecuali Kibum- tengah mengantuk dan beberapa ada yang tertidur,Kibum masih berkutat dengan balpoin dan bukunya. Sedari tadi Kibum sibuk mencurat coret kertasnya,dia ingin membuat sebuah pernyataan kepada Yoona. Bisa dibilang surat cinta atau sebuah permintaan untuk menjadi pacar,karena jika langsung,Kibum tau kalau Yoona suka mendadak bisu.
“Im Yoona,‘saranghae’”dia hanya menuliskan kata yang singkat tapi dapat dengan jelas diketahui intinya.
Kibum menatap Yoona yang tengah mengantuk,tidak heran juga sih melihat Yoona mengantuk seperti itu. hampir semua temannya mengantuk karena Mrs Sunye yang tengah memutar dokumentasi dari dinasti joseon yang bagi murid-muridnya bagai sebuah nyanyian tidur ditelinga mereka.
“Im Yoona”panggil Kibum pelan,”……”Yoona masih diam. “Im Yoona,Yoona…”panggil Kibum lagi. “……….”Yoona masih tetap diam,akhirnya ia memutuskan menepuk pundak Yoona dan berhasil membuatnya menoleh kearah Kibum.
“baca ya!”Kibum menyerahkan secarik kertas tadi. Yoona pun langsung membulatkan matanya lebar-lebar dan mendadak wajahnya menjadi segar tanpa terlihat seperti bangun tidur sehabis membaca isi dari kertas itu. sekarang wajahnya tengah memerah,ia menulis surat balasan untuk Kibum yang entah sejak kapan sudah berkeringat dingin.
“nado saranghaeyo..”
“yeah!”seru Kibum bahagia,kini ia mulai menegaskan bahwa Yoona adalah miliknya dan Kibum adalah milik Yoona,begitulah. Dan pasangan ini pun mulai melanjutkan obrolannya disecarik kertas yang menjadi saksi bisu cinta mereka xD
~OWARI~




2 komentar:

  1. Eh tolong ya itu fanfic gue hapus ga usah lo ngopi paste seenak jidat. Pu liah tanpa permisi gzzz -__-

    BalasHapus
  2. Eh tolong ya itu fanfic gue hapus ga usah lo ngopi paste seenak jidat. Pu liah tanpa permisi gzzz -__-

    BalasHapus