Kamis, 19 Mei 2011

Love Story 2

Uptown Girl

Uptown Girl poster
Author: Lynn21
Cast: Haesica,dll
Genre: Romance
Hi!!! saya kembali lagi dengan FF baru!!!! :D yaitu FF haesica.sebelumnya saya minta maaf,saya udh jarang publish FF.yaudah deh mending kita Liat FF saya ini,cekidot ;9
————————————————————————————————
KRINNGGG
Jessica Jung membuka pintu Cafe.dia pun langsung mencari tempat duduk.
“Selamat Siang,ada yang bisa saya bantu,Nona???” kata seorang pelayan berwajah imut sambil menyodorkan buku menu.
“hmmmm…..Saya ingin hot chocolate  dan sandwich kalkun saja deh” kata Jessica sambil melihat-lihat buku menu.
“oke,bisa saya bawa buku menunya??” kata si pelayan itu. Jessica hanya mengangguk lemas.
Jessica pun melihat jam tangannya. ‘hmmmm,sudah jam 3 sore.tapi Heechul lama sekali’ katanya dalam hati.
DongHae POV
“SeoHyun,Hot chocolate dan sandwich kalkun yah” teriak ku kepada SeoHyun.
“oh.oke oke” kata seohyun.
Mataku pun tertuju pada perempuan tadi.sangat cantik.
Rambutnya yang tertata rapi dan wajahnya yang diterpa sinar matahari sore.membuatnya tambah cantik.sayangnya,ia terlihat sangat gelisah.
KRINGGG
Seorang namja berpakaian acak-acakan menghampirinya.
“Sory,Jessica…maaf sudah membuat mu menunggu lama” katanya.
oh,rupanya yeoja itu bernama Jessica.
———————————————————————————————–
Jessica POV
“Sory,Jessica…maaf sudah membuat mu menunggu lama” kata Heechul,namjachinguku dengan perasaan bersalah.
“apa yang mau kau bicarakan??” kataku agak sebal.
Tiba-tiba si pelayan yang tadi menghampiri kami.
“ini dia Hot chocolate dan sandwich kalkunnya”
ia pun langsung pergi.
“hmmm….aku….aku mau memutuskan hubungan kita,sica”
“HAH?! apa?!!! kita sudah 3 tahun berpacaran,Heechul!!!kau seenak jidat memutuskannya!!!!!” ujarku marah.
“Mianhae,sica….ibuku telah menjodohkanku dengan orang lain….”
tak terasa air mataku pun turun.
“errr,sica aku pergi dulu yah aku ada urusan” kata Heechul dengan tampang tak bersalah meninggalkanku begitu saja.
aku benar-benar merasa terpuruk,padahal aku sangat mencintai Heechul….
untung cafe ini sedang sepi.coba kalau ramai,aku bisa dikira orang gila….
tiba-tiba pelayan tadi memberikan aku tisu dan teh panas.
“eh??” ujarku sambil melihatnya.
“minum saja tehnya,nona….ini akan membuatmu merasa lebih baik” katanya.
aku pun meminum teh itu dan langsung membayar semua makananku.
aku pun keluar dari cafe itu dengan perasaan agak sedikit tenang.
————————————————————————————————
Author POV
Keesokannya
Jessica kembali lagi ke cafe itu.
terdengar keributan di staff room. Jessica hanya tersenyum kecil.sebenarnya ia kesini hanya ingin mengucapkan terimakasih kepada pelayan yang memberinya Teh.
“Annyeonghaseo,ada yang bisa saya bantu??” kata SeoHyun.
“ehmm,saya mau Hot tea” kata sica.
“oh,baiklah….” kata seohyun.
“yaaa!!! tunggu dulu” kata sica.
“ada keributan apa sih didalam situ? hehe”
“ehmm…..salah satu dari pelayan kami telah memecahkan piring” kata SeoHyun.Jessica hanya mengangguk dan berkata “oh”
DongHae POV

“YAAA!!! LEE DONGHAE SUDAH SAYA BILANGIN,JANGAN MEMECAHKAN PIRING MELULU!!!!!” ujar TaeYeon nuna si manager cafe.
“Aishhhh,Nuna jangan marah-marah melulu napa,saya kan ga sengaja (ceritanya TaeYeon lebih tua drpd donghae)”kataku.
“aaaaaa!!!! ya sudah saya maafkan kali ini,tapi kamu nanti pulang harus mencuci semua piring!!! awas kalau tidak!!!” kata Tae nuna dengan galak.
“iya iya!!!” aku hanya mengiyakan.
“DongHae-ssi,tolong antarkan Hot tea ke meja nomor 24 dong” kata SeoHyun.
TaeYeon nuna pun memelototi ku.
“hmmmm,baiklah” kataku dengan berat hati.
aku pun mengantarkan Hot tea ke meja 24.
“oh.hai” kata Jessica kepadaku.
“hai nona….ini dia Hot tea-mu” kataku.
“oh ya,ngomong-ngomong gamshamnida atas Hot tea yang kemarin….” katanya sambil melihat name tag ku. “Lee donghae-ssi” ujarnya sambil tersenyum.
“gimana??? perasaanmu menjadi lebih enak bukan??”kataku.
“yah,lebih baik….” katanya sambil menyeruput teh.
“oh ya sudah deh,moga-moga dapet yang baru yah,sica” ujarku.
———————————————————————————————–
Jessica POV
“oh ya sudah deh,moga-moga dapet yang baru yah,sica” ujar donghae. aku pun hanya mengangguk senang.
hmmm,darimana dia tau namaku???
ah sudah lah biarkan saja,hahaha ;D
sejujurnya aku cukup senang ada juga yang menyemangatiku.
-2 JAM KEMUDIAN-
Tak terasa sudah 2 jam jessica disitu sementara,cafe itu sudah mau tutup.
“Nona,cafe ini sudah mau tutup,mianhamida” kata SeoHyun.
“oh,sory,saya tidak tahu” kata Jessica sambil mengambil tasnya.
“DongHae!!!! kamu saya tinggal yah,kunci cafe saya tinggalkan di atas meja” kata TaeYeon.
“Baiklah,nuna!” teriak Donghae.
Jessica pun langsung pura-pura pulang.dan sesudah para staff kafe beserta taeyeon pulang,ia kembali memasuki cafe itu.
DongHae POV
aduh….tinggal aku sendiri lagi disini,dasar Taeyeon Nuna nyebelin!!!!
Tap….tap..tap…
sepertinya terdengar langkah seseorang.hiyyyyy…..aku jadi takut.
aku pun memutuskan untuk kembali mencuci piring. lalu seseorang menepuk pundakku.
GLEKKKK……
aku pun membalikan tubuhku.

“Oh,Jessica….aku kira kau siapa,hehe” kataku menyadari kebodohan ku sendiri.
“boleh aku bantu,hae??” katanya sambil tersenyum.
“ahhh,ga usah….ga papa kok” kataku.
“aduh,,,sudahlah.. ini sebagai tanda terimakasih bahwa kau telah menenangkan aku kemarin” dia pun mengambil piring-piring dan mulai mencucinya.
“eh,sica kau masih sekolah yah??” tanyaku.
“hmmm tidak….aku sudah kuliah,hahaha,kalau kau??”
“ya sama,aku juga kuliah….hahaha”
akhirnya sambil mencuci piring,kami berdua mengobrol seru sehingga kami tak menyangka sekarang sudah jam 10 malam.
“aduh…sudah jam 10 yah…” keluhnya.
“mau aku antar,sica???” kataku menawarkan diri.
“oh,boleh lah”
aku pun mengambil motorku digarasi lalu mengunci cafe.
“ayo sica”
tanpa sengaja sica memegang tangan ku.wajahnya langsung memerah.aku pun tersenyum kecil.
————————————————————————————————-
“Jessica!!! kamu kemana saja sih!!!” teriak umma jessica begitu jessica sampai di rumah.
“aduhhh,aku kerumah Tiffany,mom” kata jessica beralasan.
“kenapa pulang malam sekali?!!! pokoknya sekarang,habis kuliah langsung balik ke rumah!!!!!” kata umma jessica.
Jessica langsung cemberut. “yah,mom..tapi….”
“halah…ga ada tapi-tapi aan!!!”kata umma jessica.
Jessica pun pergi kekamar dan langsung membanting pintu kamar.
ia pun  merebahkan badannya dikasur.
2 MINGGU KEMUDIAN.
Jessica pun pergi ke cafe itu.
“annnyeonghaseo,bisa saya bantu??” ucap SeoHyun.
“hmmm,SeoHyun-ssi,dimana DongHae-ssi???” tanya jessica.
“emmmm,unnie….DongHae oppa sudah dipecat oleh TaeYeon unnie” kata SeoHyun.
“Mwo?! apakah kau tahu,dimana DongHae oppa sekarang???”
“aku ga tau,unn” ujar SeoHyun.
“hmmm,ya sudah deh Seo,aku pulang dulu yah” kata Jessica meninggalkan cafe itu.
-setelah Jessica sampai dirumah-
Jessica POV
kemana sih si DongHae itu, :(
“Sica” kata Umma.
“apa???”
“Sica,kami,sudah sepakat ingin menjodohkan mu” kata Appa.
“Mwo?! apa?! aku ga mau!!!!” teriakku.
“aduh ayolah,sica” kata umma.
“kenapa ga krystal aja sih?!!” kataku.
“ih,sory unn aku ga mau” kata Krystal,adikku.
“terserah appa umma saja deh” ujarku pasrah.
Appa,umma dan Krystal pun tersenyum senang.
———————————————————————————————–
Jessica POV
hari ini aku akan menemui orang yang akan dijodohin sama aku,hahahhaha….
aku pun memakai gaun berwarna putih dengan rambut yang ku biarkan tergerai begitu saja.
saat sampai di tempat itu.aku pun langsung duduk di bangku.jujur,aku malas menemui namja yang akan dijodohkan dengan ku.
tiba-tiba sebuah tangan menepuk pundakku.
“ternyata engkau yang akan dijodohkan dengan ku” katanya. rasanya ku mnegenal suara ini.
“DongHae!!!!” Ujar ku sambil memeluknya.
ia pun membalas pelukanku.tak kusangka ternyata umma appa menjodohkan ku dengan LEE DONGHAE….
THE END
————————————————————————————————-
EPILOG
“Donghae…kok kamu bisa dipecat sih dari cafe itu???” kata Jessica.
“aduh aku lupa,apa yah…” kata DongHae.
Jessica pun cemberut. “ayolah,jawab yang benar”
“hmmm,jadi ceritanya,semenjak yang kita nyuci piring bareng itu,aku selalu nungguin kamu,mikirin kamu,eh waktu itu,pas lagi mikirin kamu,aku ga sengaja mecahin piring,TaeYeon nuna marah besar karena aku memecahkan 8 piring sekaligus,langsung deh aku dipecat” kata DongHae.
“ih,ada ada aja,hahaha” tawa Jessica.
“itu juga gara-gara kamu kali,Saranghae,sica…” ujar DongHae.
“nado saranghae….”ujar sica sambil Memeluk DongHae
THE END



[Chapter] Oppa Say You Love Me Part 1 !!

Cho Kyuhyun - Kwon Yuri
Cho Kyuhyun - Kwon Yuri

Title : Oppa Say You Love Me !

Author : Ndivha .aka. N_Hyuk Wife’s

Length : Chapter

Genre : Find By Ur Self  !!! x_x 

Main Casts : 

Kwon Yuri (Disini yuri bukan member SNSD, dia hanya seorang gadis biasa) #dibakarSone

Cho Kyuhyun (Super Junior)

Other Casts :

Lee Hyuk Jae

Lee/Han Eun Jae .aka. Author/U 

♥Happy Reading

“Apakah suatu hubungan akan selalu bertahan jika selalu bersama? Apakah cinta cukup diitunjukkan dengan perhatian dan sikap tanpa kata-kata cinta yang terucap dari bibirnya?” Pertanyaan itu kadang terlintas begitu saja jika aku mengingatnya. Apa aku bisa bertahan? Aku sudah bersama dengannya, menemaninya selama 2 tahun ini. Tapi, kau tahu? dia belum pernah mengatakan CINTA padaku. Maksudku, seperti ini “Saranghae, Yuri” dia tidak pernah berkata seperti itu. Bahkan aku yang menyatakan perasaanku padanya. Malu? tidak, aku sudah terlanjur mencintainya, dan semakin hari cintaku semakin besar padanya. Apa yang harus kulalukan?
Dari awal akulah yang menyatakan perasaanku, aku yang memintanya menjadi namjachinguku dan ya, dia menerimaku. Tapi kami merahasiakan semua ini dari teman-temanya. Super Junior. Aku yang memintanya, bahkan dengan sahabatku sendiri Han Eun Jae aku merahasiakan hubunganku dengannya. Hingga pada suatu hari Donghae memergoki kami berpelukan. Aneh bukan? tapi inilah kisah cintaku dengannya. Dengan seorang lead vocal dari boyband Super Junior. Cho Kyuhyun.
~Flashback~
Akhirnya aku melakukannya. Melakukan hal yang selama ini aku hindari yaitu mengungkapkan perasaanku pada seorang namja. Namja yang mampu mengubah prinsip hidupku, prinsip yang selama ini selalu ku jaga, tapi sekarang ? apa? Aku melanggarnya. Dulu aku tidak akan pernah mengungkapkan perasaanku terhadap seorang namja, sekalipun aku ingin mati menahan rasa cinta itu, aku tidak akan mengungkapkannya.
Aku berjalan menuju taman kota, mengumpulkan seluruh keberanianku. Aku melihatnya duduk disalah satu bangku taman di sana. Ya! Cho Kyuhyun!.
“Apa kau sudah lama menunggu?”tanyaku sambil mendekatinya. Dia bangkit dari duduknya.
“Aniyo…wae? kenapa kau menyuruhku menemuimu? Apa kau sedang ada masalah?”tanyanya padaku. Aku langsung tertunduk.
“Ya! Kwon Yuri !! Waeyo? Gwenchana?”katanya memegang bahuku. Ya tuhan jantungku!
“Aku…Aku…Aku”Haishh… kenapa aku mengulang-ulang kata itu. Pabo! tapi,aku takut kulihat dia menunggu kelanjutan kalimatku tadi. Aku menarik nafasku dalam-dalam.
“Aku Mencintaimu Cho Kyuhyun !!!!!!!! Aku ingin kau menjadi namjachinguku !!”seketika aku tertunduk.
Sunyi. Tiba-tiba taman menjadi sunyi. Ku beranikan diriku mengangkat kepalaku, menatapnya.
“Kwon Yuri ! Maafkan aku, tapi aku…”kata-katanya tiba-tiba terputus, aku berusaha menahan air mataku.
“Gwenchana oppa, aku mengerti yang penting sekarang aku lega telah mengungkapkannya. Aku permisi”Aku berusaha menahan tangisku, aku menunduk sebagai tanda hormat padanya. Tapi, belum beberapa langkah, kurasakan dia menahan tanganku.
“Kwon Yuri, kau gadis yang menarik, dan sangat menarik perhatianku. Aku terbiasa dengan kehadiranmu karena Lee Hyuk Jae, Aku nyaman berada di dekatmu. Tapi, sungguh aku tidak tahu apakah aku benar benar mencintaimu, aku benar-benar tidak tahu harus menjawab apa”ucapnya serius. Aku menarik nafas dalam-dalam untuk menenangkan diriku sejenak.
“Baiklah, aku akan membuat mu mencintaiku. Aku akan membatumu mencintaku. Aku akan membuatmu menyadari kau mencintaku dan tidak hanya karena kehadiranku” Kulihat dia terperangah dengan ucapanku. Dia tersenyum lalu mengangguk. dan kurasa itu artinya iya. Yes, akhirnya!
~End Of Flashback~
Tok…Tok…Tok…
Kudengar seseorang mengetuk pintu kamarku.
“Iya..masuk saja nyonya”haha aku menggoda sahabatku itu. Dia memasuki kamarku, ya tuhan walaupun sedang hamil besar seperti itu dia masih terlihat cantik. Ya dia Han Eun Jae, sahabatku istri dari dance machine Super Junior. Lee Hyuk Jae. Tapi, kurasa sekarang marganya bukan ‘Han’ lagi melainkan ‘Lee’. Dia tersenyum padaku.
“Ya! nona han, ayo turun makan malam”katanya sambil menarik selimutku
“Ahhh…seberntar lagi, aku masih ngantuk”kataku berbohong padanya. Lagipula aku belum lapar. hehe :D
“Andwee…ayo turun sekarang, Hyuk sudah menunggumu”katanya menarik tanganku.
“Ahh… Ne, nyonya Lee”kataku bangkit dari tidurku
“Cepat yah, aku dan hyuk menunggumu dibawah”
Aku hanya mengangguk padanya. Kalian pasti herankan, kenapa aku, eunjae, dan eunhyuk tinggal bersama? Sejak sebulan yang lalu Appa dan ammaku meninggal dunia. Kurasa mereka iba denganku yang tidak punya siapa-siapa lagi di negara ini. Jadi mereka memutuskan untuk tinggal bersama denganku. Awalnya aku menolak aku memilih menempati sebuah apartemen tapi itu ditolak keras oleh eunhyuk dan eunjae. Kemudian eunhyuk mengancamku atas nama persahabatan jika aku tidak menerima tawarannya untuk tinggal dirumahnya tepatnya di istananya bersama Eunjae. Aku tidak bisa melawan eunhyuk jika sudah berbicara masalah persahabatan kami, ada baiknya aku menerima tawarannya itu. Lagipula perut eunjae sudah semakin membesar, dan eunhyuk tidak mungkin membawanya pergi ke tiap show-show Super Junior kan? Eunjae juga wanita yang ehm…sedikit penakut. Jadi, anggap saja aku adalah malaikat kecil penolong mereka. hehe
Setelah selesai mandi aku bergegas turun kelantai bawah untuk makan malam. Seperti biasa, kemesraan Eunjae dan Eunhyuk adalah ‘makanan seharpii-hariku’. Haishh… itu sungguh membuatku iri. Apa aku bisa merasakannya? Eunjae pernah menggodaku, dia menyuruhku agar Kyuhyun cepat-cepat melamarku! Cihh…Melamar? mungkin aku harus menunggu seaabad agar seorang Cho Kyuhyun melamarku. Kata cinta saja tak pernah diakatakan padaku. heh. Aku tersenyum melihat eunjae memberi eunhyuk sepiring nasi
“Gomawo, jagi”Kata eunhyuk lalu mencium kening eunjae
“Ya! Apa aku harus melihat kemesraan kalian setiap hari? Ishh”kataku ketus kemudian menarik salah satu kursi di meja makan itu.
Eunhyuk dan Eunjae tersipu malu mendengar ucapanku tadi. Eunjae memberiku piring sambil tersenyum padaku.
“Inikan satnite, apa kau mau keluar?”tanya hyuk mencairkan suasana.
“Tidak tauu!!”kataku judes padanya
“Ya! kau kenapa? kenapa judes sekali padaku?!!”katanya setengah berteriak padaku
“Ne, ne … aku akan keluar dengan Kyu. Wae?”tanyaku datar padanya
“Aniyoo…pergilah. Hati-hati jaga dirimu!”
“Ya! Lee Hyuk Jae !! apa kosa katamu hanya itu itu saja huh? Aku seperti tidak punya telinga kau mengulangnya tiap aku ingin keluar dengan kyu! Aku dan Kyu itu sahabatmuu !”Huh…dasar apasih maksudnya selalu berkata seperti itu.
“Justru karena aku terlalu mengenal kalian makanya aku seperti ini !”katanya sembari melahap makan malamnya
“Ya! Eunjae~ah! bagaimana caranya sih kau bisa menikah dengan namja seperti ini”Eunjae hanya membalas dengan kekehan.
“Iya dong, kita kan saling cinta!”huekkzz … aku mendengar perkataan eunhyuk itu seperti ingin muntah . Ih..!!
“Trus, kamu? bagaimana caramu bisa menjalin hubungan dengan kyuhyun? bukan kau pernah mengatakan kalau kyu itu EVILnya Super Junior”kalimat yang ia lontarkan barusan membuatku melotot. A~ sekarang dia sudah pintar mematahkan kalimat orang lain. Haisshh, pasti ini ulahnya si monyet jelek didepanku ini! awas saja kau tuan Lee berani-beraninya kau merubah sahabatku (?)
“Ishh…dasarr! Aku sudah kenyang! aku mau siap-siap dulu, dasar, suami istri sama saja, gimana anaknya nanti?” kataku merong pada mereka. Iya kan? coba banyangkan bagaimana anaknya nanti? Mereka hanya terkekeh mendengarku mengomel.
Mana mungkin kyu melakukan ‘itu’ denganku. Kyu saja belum pernah menyentuh bibirku.
@Taman
Aku dan kyuhyun berjalan sambil bergandengan mencari tempat yang nyaman (?). Hingga akhirnya sampailah aku disebuah bangku taman yang dikelilingi bunga petunia, indahnya.
“Kita duduk disini saya”Kata kyu sembari tersenyum padaku. OMO! Kyeopta :3
“Ne!”Aku suka moment seperti ini, bercanda dengannya, berdua tentunya.
“Maha hp mu?”kataku sambil mengulurkan tangan.
“MWO? untuk apa?”katanya heran.
“A~ berikan saja!!”
“Ini”dia memberikanku hpnya. Aku berbalik membelakanginya, dia mencoba melihat apa yang kulakukan, tapi aku berusaha menyembunyikannya.
“Dan selesai :) “kataku padanya sambil tersenyum. Aku mengaitkan gantungan kunci diHpnya :D . “Bagus bukan?”tanyaku berbangga diri.
“Hmmm…ne! bagus…apa ini? K..Ky…KyuRi ?”tanyanya heran sambil melihatku. Ah~ Pabo! Apa dia tidak tahu ‘KyuRi’ itu singkatan namaku dan namanya?!
“Ne, oppa! KyuRi, Kyuhyun-Yuri !! Baguskan?”
“Hmm…Kajja kita pulang sudah malam!”
“Ne, Kajja!! :)
Sesampainya di depan rumah, dia hanya bilang padaku untuk menyampaikan salam pada Eunjae & Eunhyuk. What? No kiss? arghh … ya gpp sih, tapi yang kulihat di drama-drama seperti itu. Ahh sudahlah aku bisa gila jika terus memikirkan itu. hahaha. Jujur, aku kasihan pada diriku sendiri, aku selalu bertanya sampai kapan aku bisa bertahan? sampai kapan aku bisa bertahan tanpa kata cinta yang keluar dari mulutnya ? haha…pabo! tapi aku akan menunggunya, aku tahu tuhan sudah mengatur semuanya. Suatu saat, dia pasti akan mengatakan kata itu padaku.
“Annyeong…”Kataku mengetuk pintu. “Haloo…aku pulang!!”kenapa tidak ada yang buka pintu?
“Iya, agashi…sebentar”hmm…kurasa itu bibi wang. “Silahkan masuk agashi. Saya mau kebelakang dulu, pekerjaan belum selesai. Permisi”
“Ne :) Ehh…chakkaman, mana Eunjae & Eunhyuk?”
“Mereka sedang di kamar agashi, tadi itu Ny.Lee mendadak sakit perut”
“Mwo? ya sudah, Aku juga mau istirahat. Hoaammm”Entah kenapa, malam ini kurasa tulang-tulangku remuk. hehe.
Aku langsung merebahkan tubuhku di kasur empukku, huaa…kenapa malam ini terasa berat sekali. Mungkin, dalam waktu dekat ini aku akan mempunyai seorang keponakan :D . Oh, iya…besok aku akan ke SM, aku ingin membawakan cemilan buat Kyu :3. Tapi, tunggu…Ahh… aku belum membuka sepatuku, dasar…lebih baik kubuka sebelum dia mengikut ke dalam mimpiku (?)
-Keesokan Harinya-
“Aku pergi dulu, Annyeong”kata ku yang sudah diambang pintu
“Ne, hati-hati yuri~sshi.”kata eunjae padaku
Aku berjalan agak cepat untuk sampai di ruang latihan yang biasa digunakan Super Junior. Setelah sampai di ruang latihan, aku melihat pemandangan yang sangat menyakitkan. Sepertinya ini bukan hari baik untukku. Kulihat Kyuhyun berlutut di depan seorang yeoja. Yeoja itu? Victoria kan? dia member F[x] kalau aku tidak salah.
“Saranghae…” Boe? ‘Saranghae’?. Aku mengerti sekarang, dia memang tidak pernah mencintaiku. Iya, dia hanya mencintai yeoja itu, Victoria. Aku tidak bisa menahan diriku, aku sudah terlalu lemah, aku sakit. Kotak makanan yang ku bawa tadi jatuh, dan membuat perhatian mereka beralih padaku.
“Yurii ?”Kata kyuhyun yang menyadari keberadaanku.
“Mianhe, aku mengganggu…aku permisi!”aku berusaha menahan air mataku, dan menjauhi ruang latihan itu. Aku berlari sekuat tenagaku, tapi Kyu berhasil menahanku, seketika dia menarik lenganku.
“Chakkaman…ini tidak seperti yang kau bayangkan”Aku berusaha melepaskan tanganku.
“Ku mohon dengar dulu penjelasanku, ini tidak seperti yang kau bayangkan”maafkan aku Kyuhyun-sshi, tapi aku tidak bisa mendengar apa-apa sekarang ini, you hurt me. Aku berhasil melepaskan tanganku dari cengkramannya, aku berlari keluar gedung SM.
Dalam perjalanan pulang, aku tidak peduli orang-orang menatapku heran. Hatiku sakit. Saat sampai di rumahpun, aku tidak memperdulikan panggilan Eunjae. Aku hanya berlari menuju kamarku. Kubenamkan wajahku dalam bantal aku menangis, aku menggigit bibir bawahku, mungkin itu bisa mengurangi sakit yang kurasa sekarang ini. Aku menarik selimutku dan menyembunyikan seluruh tubuhku, tangisku semakin menjadi-jadi. Kudengar pintu terbuka, Eunjae kemudian duduk di pinggir kasurku.
“Kau kenapa yuri?”aku tidak berkata apa-apa, kalian tahu, hatiku sakit sekali sampai aku tidak bisa mengungkapkannya lewat kata-kata.
“Gwenchana…kau bisa panggil aku jika kau sudah siap cerita :) “Maafkan aku eunjae, tapi sekarang ini aku tidak ingin bertemu siapapun. Apalagi, berbicara. Kudengar pintu kembali tertutup.
“Saranghae…”kata-kata itu terngiang-ngiang ditelingaku. Aku benar benar mengerti sekarang, dia tidak pernah mencintaiku. Selama ini dia hanya bertahan disampingku karena Eunhyuk, dia tak tega menyakitiku. Aku yakin itu, Dia adalah pria yang baik. Aku egois, selama ini hanya memikirkan diriku sendiri, aku mempertahankannya di sampingku sementara tak ada tempat sedikitpun untukku di hatinya.
I wanna love you…
I can’t live without you…
Du nuneul gamgo nae du soneul jabgo…
I wanna have you…
I really need you…
Jigeum idero modeun geol beoryodugo…
I wanna love you…
I can’t live without you…
Nan geujuh naegero dagaseo myeon dwae
I wanna have you, nan modeun geol julge..
Ijeneun nuhege yaksoo halge..
Ku dengar hpku berbunyi, segera ku ambil. Tapi, setelah mengetahui siapa yang menelfon, aku mengurungkan niat untuk menjawabnya. Ku reject telfonnya lalu mengeluarkan baterai hpku. Ku biarkan begitu, sudah ku bilang aku belum siap menghadapi siapapun sekarang. Mianhe, oppa. Mianhe, Eunhyuk.
Aku mencoba merelakanm
u, tapi aku butuh waktu untuk menerima kenyataan ini :( 

(Drabble)My Lovely Patient


Author: Kim Hyo Rim (Eugenia Sylvi Indira)
Tittle: My Lovely Patient
Genre: Romance, Sad
Categories: General
Lenght: Drabble
Main Cast:
-Yuri SNSD as Kwon Yuri
-Kyuhyun SuJu as Cho Kyuhyun
Other Cast:
Yuri POV
Lelah. Itu yang aku rasakan setiap hari, semenjak aku menjadi seorang dokter yang bertugas di sift UGD *Maksudnya dia itu bertugas sebagai dokter yang menangani Unit Gawat Darurat gitu*. Karena hal itu aku jadi jarang bertemu dengan namjachinguku Cho Kyuhyun, kami hanya bisa saling berkomunikasi melalui handphone, entah itu sms an maupun telponan. Hari ini tepat di hari ulang tahunku, kenapa ia tidak menghubungiku. Biasanya ia selalu dan tidak pernah absen menghubungiku, sebenarnya ada apa dengannya? Apakah dia sedang berselingkuh dengan yeoja lain? Atau…
Hah lupakan, karena kelelahan aku jadi memikirkan hal-hal yang negative. Tapi aku masih bingung kenapa ia tidak menghubungiku, sebenarnya ada apa dengannya? Memang hampir setiap hari ulang tahunku kami tidak pernah merayakannya dengan acara makan-makan seperti pasangan lain, yah itu semua karena kesibukan kami. Setiap hari ulang tahunku maupun Kyuhyun kami selalu merayakannya dengan cara melakukan video call ataupun telponan, tapi hari ini berbeda. Jangankan menelponku, Kyuhyun saja tidak megirimkan pesan selamat ulang tahun padaku. Apakah ia berselingkuh dengan sekretaris pribadinya yang bernama Kim Hyunmi itu, karena kudengar-dengar gadis bernama Hyunmi itu sangat cantik. Hah apakah mungkin Kyu sejahat itu padaku? Tuhan tolong bantu aku! Aku tidak ingin Kyu meninggalkanku dan berpaling dengan yeoja yang bernama Hyunmi itu, tolong aku tuhan!..
Aku harus menghubungi Kyu sekarang, saat aku mencoba untuk menghubungi Kyu tiba-tiba ada suara yang menggangguku *DDDUUKK* ternyata itu suara jendela yang terbanting karena hembusan angin, hah mengganggu saja..
Lalu aku mencoba untuk menghubungi Kyu lagi, namun tiba-tiba ada suara seseorang yang mengagetkanku..
“Yuri uisa gawat”
“Kenapa?”
“Ada seorang pasien datang, ia mengalami kecelakaan di jalan Gwanju dan sekarang ia berada di ruang UGD. Cepat ia sedang kritis uisa.”
“Baiklah aku akan segera kesana”
Hah ada saja gangguan saat aku ingin menghubungi Kyu, Kyu tunggu aku, jika tugasku telah usai pasti aku akan menghubungimu.
Lau aku melangkahkan kakiku menuju ruang UGD, dan sesampainya di ruang UGD betapa terkejutnya aku melihat tubuh Kyu yang terkulai lemas dan berlumuran darah di ruang UGD..
“Kyu?”
Dan saatku memegang pergelangan tangannya ada hal aneh yang membuatku merasa tidak nyaman, nadi nya tidak berdenyut, dan seorang dokter berkata padaku..
“Jantungnya sudah tidak berdetak lagi”
“Mwo? Kyu” ucapku.
“Dia telah pergi uisa” ucap salah satu suster yang berada disana.
“Andwae, ini semua tidak mungkin terjadi, ini semua pasti mimpi..andwae…ANNNNDDDWWWAAAEEE”
Lalu aku pergi meninggalkan ruang UGD, bukan maksudku untuk tidak bertanggung jawab dengan tugasku sebagai uisa, hanya saja aku tak senggup melihat mayat namjachingu yang aku cintai terbaring lemas di ruang UGD, aku masih tidak dapat menerima ini semua. Kyu tidak boleh pergi, bahkan ia belum mengucapkan selamat ulang tahun padaku, kenapa ia meninggalkanku KENAPA..????
Keesokan harinya
Aku hanya bisa menangis melihat tubuh Kyuhyun di makamkan, entah mengapa aku masih tidak rela melihat ia meninggal di hadapanku dan tepat di hari ulang tahunku, harusnya hari itu menjadi hari bahagia untukku namun sekarang hari itu menjadi hari yang sangat menyedihkan dan sangat menakutkan untukku. Selesai acara pemakamannya aku tetap ingin berada di samping makamnya, entah mengapa disana aku merasa lebih tenang daripada pergi meninggalkan makam itu, hingga tiba-tiba suara seseorang menyadarkanku…
“Yuri-ah” ucap eomma Kyu menyadarkanku.
“Mwo? Oh ne eomonim”
“Aku menemukan surat ini di laci meja kerja Kyu, sepertinya surat ini untukmu karena di surat itu tertulis namamu, aku ingin berpesan padamu, jika kau tidak merelakan kematian Kyu, Kyu tidak akan tenang di alamnya, tolong lepaskan Kyuhyun, Yuri” ucap eomma Kyu sambil memberikan sepucuk surat untukku dan berjalan meninggalkanku sendiri disamping makam Kyu.
Saat eomma Kyu berjalan meninggalkanku, aku segera membuka dan membaca isi surat itu..
Dear My Lovely Doctor *Yuri*
Anyeong chagi..!!! Bagaimana kabarmu..?? Aku harap kau baik-baik saja dan aku harap saat kau membaca surat ini kau sedang berbahagia chagi. Aku tak tau apa alasan aku menulis surat ini, hanya saja menjelang hari ulang tahunmu, aku selalu bermimipi aneh, mimpi itu sungguh tidak jelas, jadi aku tidak tau apakah mimpi itu bisa dibilang baik atau buruk. Mimpi itu membuatku memikirkan hal-hal aneh dan membuatku merasakan firasat buruk di benakku. Aku bermimpi aku melihatmu sedang menangis di depan kue tart yg dihiasi dengan lilin bebentuk angka 22 yang menunjukkan umurmu dan dapat kusimpulkan bahwa itu kue ulang tahunmu, namun aku bingung aku tidak dapat memelukmu dan menghapus air matamu bahkan menyentuhmu saja tidak bisa, aku hanya bisa menyaksikan kejadian itu dari suatu tempat yang aku tak tahu dimana letaknya dan tak hanya menangis, kau menangis sambil memeluk boneka micky mouse yang aku berikan padamu di hari ulang tahunmu beberapa tahun yang lalu dan aku benar-benar tak mengerti apa maksud dari mimpi itu, tapi itu kan hanya mimpi, jadi aku tidak terlalu memikirkan kejadian itu. Entah mengapa aku sangat ingin menulis kata Saengil Chukka Hamnida Chagi..!! di surat ini. Eum tapi kupikir tidak perlu pasti di hari ulang tahunmu, aku akan mengucapkan selamat ulang tahun kepadamu melalui handphone, ya aku yakin pasti kita tidak dapat bertemu haha..
Sepertinya sudah cukup sampai disini saja, aku bingung ingin bicara apalagi padamu, jadi aku hanya ingin bilang SARANGHAE CHAGI..!!! Aku pasti akan selalu menemanimu hingga akhir hayatmu, eum dan Chu~ chagi..Anyeong..!!!
Mwo?? Ternyata Kyu telah mempunyai firasat bahwa ia akan meninggalkanku, tapi kenapa harus seperti ini Kyu, jujur sebenarnya sangat sulit bagiku untuk melepaskanmu tapi aku tak ingin kau tidak tenang disana, jadi aku putuskan untuk melepaskanmu chagi. Aku benar-benar mencintaimu sebagaimana kau mencintaiku, aku sangat berterima kasih atas rasa cinta dan sayang yang kau berikan padaku, maafkan aku karena telah berperasangka buruk padamu. Kau adalah pasien yang sangat aku cintai Kyu, saranghae Kyu, cheongmal saranghae Kyu…
_END_


Tidak ada komentar:

Posting Komentar